facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tanggul Sungai Citarum Jebol, 5 Rumah di Pebayuran Bekasi Hanyut

Antonio Juao Silvester Bano Minggu, 21 Februari 2021 | 15:15 WIB

Tanggul Sungai Citarum Jebol, 5 Rumah di Pebayuran Bekasi Hanyut
ILUSTRASI Warga menerjang banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Gelis di Kudus, Jawa Tengah, Minggu (3/1/2021). [ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho]

Sebanyak 4 desa di Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi terdampak peristiwa tanggul Sungai Citarum jebol pada Minggu (21/2/2021) pukul 01.00 WIB.

SuaraBekaci.id - Sebanyak 4 desa di Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi terdampak peristiwa tanggul Sungai Citarum jebol pada Minggu (21/2/2021) pukul 01.00 WIB. Empat desa terdampak tersebut yakni Desa Sumberurip, Desa Bantasari, Desa Karangsegar dan Desa Sukaurip.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan, pihaknya mendapatkan data wilayah terdampak dari BPBD Kabupaten Bekasi.

"Keempat desa berada di Kecamatan Pebayuran. Banjir mengakibatkan 5 unit rumah hanyut. Petugas BPBD Kabupaten Bekasi melaporkan tinggi muka air antara 100 hingga 250 cm," kata Raditya Jati melalui keteragan tertulis kepada SuaraBekaci.id.

Raditya Jati menyatakan, BPBD Kabupaten Bekasi telah mengidentifikasi kebutuhan mendesak penanganan darurat. Seperti bambu, karung, mie instan, air mineral, makanan siap saji, obat-obatan, vitamin, perahu evakuasi, mesin perahu, tali tambang dan lampu tembak.

Baca Juga: Legislator Desak Pemkab Bekasi Tetapkan Status Siaga Darurat Banjir

Dia menambahkan, pihaknya juga melakukan pemantauan terkait dengan perisitwa banjir di Kabupaten Karawang. Berdasarkan pantauan Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB, kata dia, terdapat sebanyak 34 desa di 15 kecamatan terdampak banjir Kabupaten Karawang pada pada Sabtu (20/2/2021), pukul 22.00 WIB.

Tangkapan layar tanggul Sungai Citarum di Desa Sumberurip Kabupaten Bekasi jebol. Ratusan warga di Kampung Babakan Banten terendam banjir.[Istimewa]
Tangkapan layar tanggul Sungai Citarum di Desa Sumberurip Kabupaten Bekasi jebol. Ratusan warga di Kampung Babakan Banten terendam banjir.[Istimewa]

"Banjir disebabkan antara lain akibat hujan intensitas tinggi dan luapan Sungai Citarum," ujarnya.

Menurutnya, sebanyak 15 kecamatan terdampak yaitu Kecamatan Rengasdengklok, Telukjambe Barat, Tirtajaya, Pedes, Cikampek, Purwasari, Ciampel, Pangkalan, Klari, Tempuran, Tirtamulya, Jatisari, Rawamerta, Karawang Barat dan Cilamaya Wetan.

"Warga terdampak mencapai 9.331 KK atau 28.329 jiwa, sedangkan 1.075 KK atau 4.184 jiwa mengungsi. Banjir mengakibatkan 8.539 unit rumah terendam dan sejumlah infrastruktur terdampak. Petugas di lapangan masih terus melakukan pendataan lanjutan," ungkapnya.

Dia mengatakan, BPBD Kabupaten Karawang bersama TNI, Polri dan organisasi perangkat daerah terkait serta sukarelawan membantu evakuasi warga di lokasi terdampak. BPBD juga mengoperasikan dapur umum untuk penyedian kebutuhan nutrisi warga terdampak.

Baca Juga: Bupati Bekasi Sebut Tujuh Kecamatan Banjir Parah Gegara Luapan Sungai

Meurutnya, tidak semua korban banjir mengungsi menuju titik pengungsian. Sebagian warga mengungsi ke rumah kerabat, masjid dan hotel.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait