Kenapa Masih Perlu Terapkan Protokol Kesehatan Usai Divaksin Covid-19?

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Dr. Sonny Harry B Harmadi mengatakan bahwa mengatasi virus corona tidak cukup hanya dengan satu intervensi saja.

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati
Selasa, 19 Januari 2021 | 06:05 WIB
Kenapa Masih Perlu Terapkan Protokol Kesehatan Usai Divaksin Covid-19?
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)

SuaraBekaci.id - Banyak yang menganggap bahwa setelah melakukan vaksinasi Covid-19 maka ia kebal terhadap virus corona. Sehingga banyak dari mereka kemudia melupakan protokol kesehatan. 

Penerapan 3M berupa memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, juga 3T berupa testing, tracing, dan treatment harus juga terus dilakukan. 

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Dr. Sonny Harry B Harmadi mengatakan bahwa mengatasi virus corona tidak cukup hanya dengan satu intervensi saja. 

"Dalam upaya menangani covid tidak ada satu intervensi yang cukup. Sehingga kombinasi intervensi sangat penting. Upaya kita menjaga agar jangan terjadi penularan harus berlapis-lapis," ucapnya dalam webinar virtual Satgas Covid-19, Senin (18/1/2021).

Baca Juga:Pesta Bos KFC, Nasib Raffi hingga Ahok Ditentukan saat Polisi Gelar Perkara

Artis Raffi Ahmad mendapat suntikan vaksin Covid-19 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1/2021). [Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden]
Artis Raffi Ahmad mendapat suntikan vaksin Covid-19 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1/2021). [Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden]

Proteksi dari luar untuk mencegah virus masuk dilakukan dengan disiplin menerapkan 3M. Sedangkan proteksi dari dalam tubuh jika virus sudah terlanjur masuk dengan cara meningkatkan imunitas, salah satunya juga pemberian vaksinasi. 

"Kemudian satu lagi agar virus tidak menyebar ke sana ke mari, maka metode 3T menjadi sangat penting. Sehingga mengisolasi virus. Jadi penerapan 3M, 3T, dan vaksinasi adalah intervensi yang harus dilakukan bersamaan sehingga betul-betul bisa memutus rantai penularan ini," tuturnya.

Bukan hanya Satgas Penanganan Covid-19, Sonny menyampaikan bahwa Presiden Joko widodo juga menyampaikan bahwa terus melakukan 3M dan 3T tetap lenting sekalipun vaksinasi telah dilakukan. 

"3M adalah bentuk perlindungan secara fisik dari luar dan vaksinasi adalah perlindungan dari dalam. Jadi gak bisa intervensi berdiri sendiri. Semakin kuat intervensi yang dibangun, semakin cepat kita atasi pandemi," ujarnya.

Baca Juga:Hoaks! Isu Kasdim 0817 Gresik Meninggal Usai Suntik Vaksin Sinovac

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini