Muhammad Yunus
Jum'at, 18 September 2026 | 09:57 WIB
Simulasi pengamanan tempat pemungutan suara Pilkades Serentak 2026 Kabupaten Bekasi oleh jajaran Polres Metro Bekasi di lapangan promoter Mapolres setempat, Kamis (17/9/2026) [SuaraBekaci.id/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Kapolres Metro Bekasi mengajak ratusan calon kepala desa menjaga kondusifitas dalam deklarasi damai Pilkades 2026.
  • Plt. Bupati Bekasi mengingatkan seluruh pihak untuk menghindari provokasi demi keamanan dan ketertiban masyarakat.
  • Seluruh kandidat menandatangani komitmen bersama untuk siap menang dan kalah secara demokratis.

SuaraBekaci.id - Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Andi Oddang Riuh Hutomo mengajak calon kepala desa yang akan berkompetisi dalam pesta demokrasi pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak 2026 di 154 desa untuk dapat menjaga kondusif wilayah.

Hal itu disampaikan Kapolres di depan ratusan kandidat calon kepala desa saat menghadiri deklarasi damai Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026 di gedung Swatantra Wibawa Mukti, kompleks perkantoran Pemkab Bekasi, Kamis (17/9).

Ia mengajak seluruh calon kepala desa untuk menjunjung tinggi prosedur pemilihan serta berkompetisi secara sehat, mengedepankan program, gagasan maupun visi misi pembangunan masing-masing wilayah tanpa membawa isu yang dapat menimbulkan gesekan di tengah masyarakat.

"Para calon harus memiliki mental siap menang dan siap kalah. Jangan sampai ada pihak yang terprovokasi. Mari bersama-sama menjaga kedamaian di tengah masyarakat, termasuk saat pemungutan suara 20 September besok," katanya.

Menurut dia pesta demokrasi rakyat di tingkat desa itu sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga seluruh tahapan pemilihan agar terus berjalan aman, tertib, damai, jujur dan adil.

Ia mengaku pelaksanaan pemilihan secara serentak di 154 desa tentu memiliki dinamika yang harus dikelola dengan baik agar perbedaan pilihan tidak berkembang menjadi perpecahan maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dirinya turut menekankan pentingnya netralitas, transparansi, kejujuran, keadilan dan profesionalitas panitia dalam menjalankan setiap tahapan pemilihan sehingga masyarakat merasa aman serta memiliki kepercayaan terhadap proses pemilihan.

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyatakan pilkades merupakan proses demokrasi masyarakat dalam menentukan pemimpin di tingkat desa melalui sebuah kompetisi sehat dengan tetap menjaga tali persaudaraan meskipun memiliki perbedaan pilihan.

Asep juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mengapresiasi sinergi Kepolisian, TNI dan seluruh stakeholder dalam menjaga tahapan agar berjalan aman dan lancar.

Baca Juga: Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Dalam kegiatan deklarasi damai ini, seluruh calon kepala desa menyatakan siap mewujudkan pilkades yang aman, tertib, damai, jujur dan adil serta berkompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran dan etika.

Para calon turut berkomitmen menaati seluruh peraturan yang berlaku serta menolak segala bentuk provokasi, hoaks, politik uang, intimidasi, kekerasan maupun tindakan lain yang dapat menimbulkan konflik.

Seluruh calon juga menyatakan siap menang dan kalah serta menerima hasil keputusan secara demokratis demi terwujudnya Kabupaten Bekasi yang aman dan kondusif.

Komitmen itu diperkuat melalui penandatanganan deklarasi damai oleh seluruh calon kepala desa.

Load More