- Ketua Umum PMI Jusuf Kalla mengumumkan penguatan upaya kemanusiaan untuk berbagai bencana di Indonesia pada Senin (7/9/2026).
- PMI menyalurkan satu juta masker, mengoperasikan seratus mobil tangki air, dan mendirikan fasilitas darurat di wilayah terdampak.
- Tahapan selanjutnya, PMI akan membantu pemerintah dalam pemulihan, rekonstruksi rumah warga, serta fasilitas yang mengalami kerusakan akibat bencana.
SuaraBekaci.id - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla memastikan PMI terus memperkuat upaya kemanusiaan dalam menghadapi berbagai bencana yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
Usai menggelar rapat bersama pengurus pusat PMI terkait penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia di Markas Pusat PMI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026)
Jusuf Kalla mengatakan sejumlah bencana terjadi secara beruntun, mulai dari banjir dan bencana di Sumatera, kekeringan, gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), kebakaran hutan dan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Negeri kita ini dari hari ke hari kita harus berusaha keras karena beberapa bencana yang timbul. Setelah Sumatera, kekeringan, NTT, kebakaran hutan, Erupsi anak Gunung Krakatau,” ujar Jusuf Kalla.
Menghadapi dampak bencana tersebut, PMI menyiapkan bantuan berupa satu juta masker untuk masyarakat yang berada di wilayah terdampak, khususnya akibat paparan asap dan abu vulkanik.
“Untuk Krakatau, kita akan menyalurkan satu juta masker. Karena yang dibutuhkan masyarakat di sana terutama masker,” kata JK.
Selain menyalurkan bantuan, PMI juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah menghadapi dan mengurangi risiko bahaya akibat bencana.
Di sisi lain, Jusuf Kalla menyampaikan bahwa operasi kemanusiaan PMI di NTT masih terus berjalan.
PMI saat ini fokus membantu kebutuhan dasar masyarakat terdampak, termasuk sektor pendidikan dan kesehatan.
Baca Juga: Air Danau Bekas Galian Jadi Air Siap Minum untuk Warga Kekeringan di Bekasi
“Masih tetap operasional di NTT. Baik untuk sekolah, rumah sakit, menyiapkan kelas-kelas darurat,” jelasnya.
Tahapan selanjutnya, lanjut JK, PMI akan membantu pemerintah dalam proses pemulihan dan rekonstruksi, terutama pembangunan kembali rumah warga serta fasilitas yang mengalami kerusakan akibat bencana.
Untuk menghadapi ancaman kekeringan, PMI juga terus mengoperasikan lebih dari 100 unit mobil tangki air guna memenuhi kebutuhan masyarakat di sejumlah daerah.
“Kalau kekeringan masih operasi lebih dari 100 mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat, baik di Jawa, Sulawesi, NTT, dan NTB,” ungkapnya.
Jusuf Kalla berharap seluruh upaya penanganan bencana yang dilakukan PMI bersama pemerintah dan masyarakat dapat berjalan dengan baik, sehingga kebutuhan warga terdampak dapat segera terpenuhi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
Terkini
-
30 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan Kerja di Subang, Cek Syaratnya!
-
Aksi Ekstrem Jambret Pakai Kawasaki Ninja, Rampas HP Pakai Dua Tangan
-
BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata