- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyediakan 2.300 lowongan kerja di Subang melalui aplikasi bursa kerja daring Nyari Gawe.
- VinFast Auto Mobile dan BYD Auto Indonesia menjadi perusahaan utama yang membuka ratusan posisi bagi tenaga kerja.
- Gubernur Dedi Mulyadi mengajak warga segera mendaftar karena program tersebut akan terus digilir secara berkala ke daerah lain.
SuaraBekaci.id - Sebanyak 30 perusahaan lokal hingga multinasional membuka 2.300 lowongan kerja bagi tenaga kerja terampil di Kabupaten Subang melalui bursa kerja daring (job fair online) yang disalurkan lewat aplikasi besutan Pemprov Jawa Barat Nyari Gawe.
Berdasarkan keterangan Pemprov Jawa Barat di Bandung, dua produsen kendaraan listrik skala global, yakni VinFast Auto Mobile dan BYD Auto Indonesia, menjadi pendorong utama penyerapan tenaga kerja di kawasan industri Subang tersebut.
VinFast Auto Mobile membuka kuota terbanyak hingga 300 orang untuk posisi operator produksi serta 20 staf pengelola administrasi dengan batas akhir pendaftaran hingga 23 Oktober 2026.
Sementara BYD Auto Indonesia menyerap 50 operator produksi, namun kesempatan itu pada job fair tersebut hanya sampai 4 Oktober 2026.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam keterangan itu merinci secara keseluruhan bursa kerja daring wilayah Subang ini menyediakan 85 variasi jabatan, dengan rata-rata tiap perusahaan membutuhkan sekitar 77 pekerja.
"Ayo warga Subang dan sekitarnya yang sedang mencari kerja, langsung manfaatkan informasi ini dan daftarkan diri secara resmi melalui aplikasi Nyari Gawe," kata Dedi Mulyadi yang juga disampaikan langsung melalui siaran live di akun TikTok pribadinya, Senin 5 Oktober 2026.
Selain industri manufaktur otomotif berbasis energi terbarukan, sektor ritel modern turut menyumbang penyerapan tenaga kerja lokal yang cukup masif di Kabupaten Subang.
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) membuka posisi store crew untuk 100 orang dengan batas pendaftaran hingga 10 Oktober 2026, sedangkan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) membuka lowongan store crew bagi 6 orang hingga 31 Oktober 2026.
Pemprov Jawa Barat memastikan program bursa kerja daring berbasis aplikasi Nyari Gawe ini akan terus digilir secara berkala ke berbagai kabupaten/kota setelah sebelumnya sukses digelar di Kota Bekasi dan Kota Depok.
Baca Juga: Pemprov Jabar Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
30 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan Kerja di Subang, Cek Syaratnya!
-
Aksi Ekstrem Jambret Pakai Kawasaki Ninja, Rampas HP Pakai Dua Tangan
-
BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata