- Pemerintah Kota Bekasi melaksanakan tabur bunga di Jembatan Sasak Kapuk untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia.
- Kegiatan tersebut mengenang aksi heroik Laskar Rakyat pimpinan KH Noer Ali bersama TKR menghalau pasukan sekutu pada 1945.
- Pemerintah berencana membangun monumen di lokasi Sasak Kapuk sebagai simbol penghormatan dan pengingat sejarah perjuangan pahlawan.
SuaraBekaci.id - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mengenang perjuangan rakyat melalui tabur bunga tepat di atas jembatan Sasak Kapuk, Jalan Pejuang, Kelurahan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, sebagai momentum refleksi sekaligus memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Indonesia.
Kegiatan mengenang perjuangan pahlawan Bekasi mempertahankan kemerdekaan itu dihadiri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, didampingi istri yakni Wiwiek Hargono Tri Adhianto dan Wuri Handayani Harris Bobihoe yang mengenakan busana nasional kebaya.
"Peringatan ini menjadi refleksi berharga bagi masyarakat. Kita hadir di sini, di momentum HUT Ke--81 RI untuk menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang demi negeri ini," kata Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe di Bekasi, Senin 17 Agustus 2026.
Ia menjelaskan Bekasi punya sejarah panjang perjuangan. Pejuang Laskar Rakyat dipimpin tokoh ulama sekaligus pahlawan nasional KH Noer Ali bersama TKR pimpinan M. Hasibuan menghalau pasukan sekutu yang mencoba masuk wilayah Bekasi.
Aksi heroik itu terjadi 29 November 1945 dan dikenal sebagai Tragedi Sasak Kapuk. Karena sulit menembus pertahanan, Sekutu akhirnya menurunkan peralatan canggih dalam skala besar pada 13 Desember 1945 hingga mampu menguasai Bekasi dan membuatnya menjadi lautan api.
"Tahun 2026 menjadi momentum istimewa karena setelah 81 tahun berlalu, kunci Sasak Kapuk akhirnya dibuka kembali sebagai bagian dari napak tilas perjuangan rakyat Bekasi," katanya.
Pemerintah Kota Bekasi dalam waktu dekat berencana membangun monumen di lokasi Sasak Kapuk sebagai bentuk simbol penghormatan sekaligus pengingat sejarah bahwa perjuangan para pahlawan Bekasi tidak akan pernah dilupakan.
Dirinya turut menekankan pentingnya menjalin kolaborasi lintas sektor terkait guna menjaga agar generasi penerus bangsa tidak sekali-kali melupakan sejarah.
Melalui peringatan tragedi Sasak Kapuk ini diharapkan para generasi muda semakin menghargai jasa pahlawan sekaligus momentum memperkuat semangat kebangsaan pada HUT Ke-81 RI ini.
Baca Juga: Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas
"Bersama kita kolaborasi. Pemerintah, ulama dan tokoh masyarakat, kita jaga generasi penerus kita dari ancaman narkoba, pornografi dan pengaruh LGBT maupun aktivitas negatif yang merugikan semua," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
Terkini
-
Aktif Jemput Bola Transaksi Warga, Kiprah BRILink Agen Ria Irawan Topang Roda Ekonomi
-
30 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan Kerja di Subang, Cek Syaratnya!
-
Aksi Ekstrem Jambret Pakai Kawasaki Ninja, Rampas HP Pakai Dua Tangan
-
BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai