- Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi mengangkut sampah liar di Kecamatan Sukawangi dan Tambelang pada 2 Juli 2026.
- Kegiatan pembersihan ini dilakukan sebagai tahap pra-normalisasi saluran irigasi guna mendukung proyek strategis pemerintah daerah setempat.
- Proyek normalisasi saluran irigasi sepanjang 9,7 kilometer tersebut bertujuan mengairi sekitar 1.500 hektare lahan persawahan wilayah utara.
SuaraBekaci.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengangkut tumpukan sampah liar di sejumlah titik wilayah Kecamatan Sukawangi hingga Tambelang sebagai upaya menjaga estetika sekaligus percepatan tahapan proyek strategis normalisasi sungai untuk kebutuhan irigasi.
"Kegiatan sisir sampah ini dimulai dari Desa Sukawangi di Kecamatan Sukawangi sampai Kecamatan Tambelang yang juga menjadi titik lintasan pekerjaan normalisasi oleh Balai Besar Wilayah Sungai Citarum," kata Kepala DLH Kabupaten Bekasi Syafri Donny Sirait di Cikarang, Kamis 2 Juli 2026.
Ia menjelaskan kegiatan pengangkutan sampah ini menjadi salah satu tugas utama Dinas Lingkungan Hidup dalam upaya percepatan tahapan normalisasi saluran irigasi yang dikerjakan secara gotong royong dengan pembagian tugas sesuai masing-masing bidang.
"Sesuai instruksi kepala daerah, tugas kami di penanganan sampah dan penertiban bangunan liar bersama Satpol PP, Bina Marga dilibatkan melalui alat berat, Dinas Pertanian bantuan bibit usai normalisasi," katanya.
Salah satu proyek strategis daerah yakni normalisasi Saluran Sekunder (SS) Balong Tua sepanjang 9,7 kilometer itu akan melintasi tiga wilayah kecamatan, yakni Sukatani, Tambelang, dan Sukawangi.
"Aliran irigasi tersebut akan mengairi lahan persawahan hingga 1.500 hektare di wilayah utara Kabupaten Bekasi. Kegiatan pengangkutan sampah ini bagian dari tahap pra normalisasi," ucapnya.
Kepala UPTD Wilayah II pada Dinas LH Kabupaten Bekasi Ady Suryana menambahkan, pihaknya mengerahkan lima truk pengangkut sampah beserta petugas kebersihan untuk mengevakuasi tumpukan sampah yang selama ini mengganggu kenyamanan masyarakat dan merusak estetika lingkungan.
Menurut dia, kegiatan pembersihan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah menjaga kebersihan lingkungan sekaligus merespons keluhan masyarakat terkait keberadaan titik-titik pembuangan sampah liar, terlepas dari rencana megaproyek normalisasi dalam waktu dekat.
"Lima truk dikerahkan untuk mengangkut sampah liar di Sukawangi dan beberapa titik di Kecamatan Tambelang. Langkah ini dilakukan agar lingkungan kembali bersih, nyaman serta mencegah munculnya bau tidak sedap maupun potensi penyebaran penyakit," ujarnya.
Baca Juga: Kedok Warung Kopi di Bekasi Terbongkar, Ternyata Jadi Sarang Peredaran Obat Keras
Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam mengelola sampah dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di bahu jalan, saluran air maupun lahan kosong.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian seluruh warga, kita dapat mewujudkan Kabupaten Bekasi yang bersih, sehat dan nyaman untuk semua," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- 7 Cara Membuat Pengharum Ruangan Wangi Tahan Lama Meski Rumah Tidak Pakai AC
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK
-
Pimpin Kejurnas Tinju Amatir 2026, Hillary Lasut Soroti Nasib Atlet dan Kesejahteraan Wasit