- Dua murid SD, RS (12) dan IAA (11), meninggal dunia karena tenggelam di waduk belakang STTAL Jakarta Utara pada Jumat (6/2).
- Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB setelah keempat anak pergi berenang tanpa pengawasan orang dewasa di lokasi tersebut.
- Korban tenggelam setelah berusaha menyelamatkan dua teman saksi yang sempat mengalami kesulitan berenang di pinggir waduk.
SuaraBekaci.id - Dua murid SD meningal dunia akibat tenggelam saat berenang di waduk yang berada di belakang Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) Komplek TNI AL Kodamar, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (6/2).
“Kedua korban tenggelam remaja berinisial RS (12) yang merupakan siswa Kelas 6 SD dan IAA (11) tahun pelajar kelas 4 SD,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Kelapa Gading AKP Kiki Tanlim di Jakarta.
Kejadian ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di danau atau waduk belakang STTAL Komplek TNI AL Kodamar, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Menurut dia, kejadian diduga terjadi saat korban berenang di area waduk tanpa pengawasan orang dewasa.
Peristiwa ini berawal saat kedua korban RS dan IAA bersama dua saksi PT dan TD berangkat menuju waduk belakang STTAL Komplek TNI AL Kodamar dengan tujuan untuk berenang sekitar pukul 11.00 WIB.
Sebelumnya, mereka menunggu korban IAA yang sedang melaksanakan piket pembersihan kelas di SDN 01 Kelapa Gading Barat selama kurang lebih 10 menit.
Setelah itu, mereka berempat berangkat ke lokasi dan sesampai di waduk keempat anak tersebut duduk lalu berenang di bagian pinggir waduk.
Dalam kejadian tersebut, saksi berinisial PT dan TD sempat mengalami tenggelam. Namun saksi PT berhasil diselamatkan oleh korban RS.
Kemudian, saksi TD berhasil diselamatkan oleh korban IAA dengan cara mengulurkan tangan dan menarik ke pinggir waduk.
Baca Juga: Viral! Permen Semport Bikin Siswa SD Keracunan, Orang Tua di Bekasi Buka Suara
Selanjutnya, setelah menolong saksi, korban IAA tiba-tiba tertarik ke tengah waduk dan tenggelam.
Begitu juga korban RS juga tertarik ke tengah waduk dan tenggelam. "Kedua korban panik dan tidak bisa berenang dan tenggelam,” kata dia.
Melihat kejadian tersebut, saksi TD meninggalkan lokasi untuk melaporkan kejadian kepada orang tua korban IAA.
Sedangkan, saksi PT melaporkan kejadian kepada orang tua RS. Lalu sekitar pukul 13.55 WIB, kedua korban berhasil ditemukan orang tua korban.
"Kedua korban di bawa ke RS Islam Cempaka Putih untuk dilakukan pemeriksaan selanjutnya,' kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka
-
Digelar Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Sabet Rekor MURI