- Jusuf Kalla menyampaikan kuliah umum tentang pentingnya peran masyarakat sipil dalam mengatasi konflik kemanusiaan di Universitas Indonesia, Selasa 2026.
- Penyelesaian masalah kemanusiaan harus dilakukan dengan menuntaskan akar penyebab konflik dan bencana daripada hanya menangani dampak pengungsi.
- Kepercayaan publik menjadi modal utama bagi masyarakat sipil dan organisasi seperti PMI untuk menggerakkan relawan serta bantuan.
“Contohnya dana PMI berasal dari masyarakat. Mereka percaya bahwa bantuan yang diberikan akan disalurkan dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, PMI saat ini didukung sekitar 1,5 juta relawan yang terdiri dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, tenaga medis, hingga masyarakat umum.
Kalla juga menekankan pentingnya pendekatan logika, pemahaman akar masalah, serta keberanian dalam menyelesaikan konflik sosial, termasuk konflik berbasis agama.
“Tidak ada ajaran agama yang membenarkan membunuh orang lain tanpa alasan. Pendekatan ini yang kami gunakan dalam menyelesaikan konflik di Poso dan Ambon,” katanya.
Sementara terkait semakin banyak bencana alam yang terjadi di Indonesia, JK meminta universitas ikut bahu-membahu mengatasi penyebab terjadinya bencana alam.
“Di sini kita berharap kampus bisa membuat penelitian yang langsung berdampak terhadap upaya menghindari bencana alam. Termasuk bagaimana cara agar alam jangan rusak,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi