- Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) meledakkan bom di SMAN 72 Jakarta pada Jumat (7/11/2025) karena sakit hati.
- Penyebab utama adalah perlakuan pengucilan dan ejekan berulang dari teman sekolah sejak jenjang SMP.
- Polda Metro Jaya telah melimpahkan berkas perkara ke kejaksaan dan ABH saat ini berada di Rumah Aman.
SuaraBekaci.id - Polda Metro Jaya menyebutkan alasan anak berhadapan dengan hukum (ABH) melakukan peledakan di SMAN 72 Jakarta pada Jumat (7/11/2025) karena sakit hati.
"Khususnya, perlakuan dari sejumlah teman yang dinilai sering mengucilkannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (5/2).
Budi menjelaskan berdasarkan keterangan yang bersangkutan, sejak SMP anak itu kerap menjadi bahan ejekan, termasuk dipanggil dengan sebutan yang merendahkan.
"Karena lebih sering bergaul dengan teman perempuan dan situasi serupa berlanjut saat SMA," katanya.
Perlakuan tersebut membuat ABH merasa marah dan tertekan karena serangan yang menyasar penampilan serta kondisi pribadinya.
"Atas dasar itu, ABH mengaku kemudian memutuskan untuk melakukan aksi pemboman di sekolah," kata Budi.
Polda Metro Jaya pun telah melimpahkan berkas perkara kasus tersebut ke kejaksaan.
"Saat ini penyidik menunggu P-21 setelah petunjuk jaksa pada P-19 dipenuhi," katanya.
Selain itu, pihaknya telah memeriksa ibu dari ABH itu melalui zoom meeting atau telekonferensi jarak jauh.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Kejar 7 Musuh Warga Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Depok
Sementara untuk kondisi ABH sendiri, Budi menyebutkan kondisinya dalam keadaan baik dan sampai saat ini masih berada di Rumah Aman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Perkuat Solusi Investasi Nasabah
-
Kronologi Ibu di Pondok Pinang Ditarik hingga Pakaian Dalam Putus
-
Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Ternyata Jadi Sarang Judi Online, 11 Orang Diseret
-
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Ada Apa?
-
Aktif Jemput Bola Transaksi Warga, Kiprah BRILink Agen Ria Irawan Topang Roda Ekonomi