Puluhan warga Kampung Pondok, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi memperjuangkan keadilan dengan mengawal proses sidang sengketa lahan di Pengadilan Negeri Cikarang, Jumat (9/1) [Suara.com/ANTARA]
Baca 10 detik
- Pemkab Bekasi mengawal sengketa lahan 23.380 m² di Babelan Kota yang digugat oleh warga Cakung di PN Cikarang.
- Sidang sengketa ditunda sebab 11 tergugat tidak hadir, namun Pemkab memiliki bukti kuat kepemilikan sah aset tersebut.
- Puluhan warga mengawal sidang karena menduga gugatan melibatkan praktik mafia tanah dan dokumen palsu.
"Kami akan terus menggugat dan melawan. Ini bukan pemilik asli, ini mafia tanah. Warga juga berharap dukungan hingga tuntas dari pemerintah daerah supaya kasus ini menjadi titik terang bagi kami yang sedang memperjuangkan keadilan. Saat ini kami memilih untuk terus mengawal proses hukum agar tidak ada pihak yang dirugikan oleh praktik dokumen ilegal," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Dukung Kemajuan Olahraga Nasional, BRI Raih Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum
-
Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini
-
Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Mengawal Ekonomi Masyarakat