- PT. JTT mengimbau pengguna Tol Jakarta-Cikampek waspada kemacetan akibat perbaikan enam titik mulai 29 November hingga 6 Desember.
- JTT menyiapkan antisipasi seperti pengaturan lalu lintas, petugas siaga, contra flow, dan koordinasi dengan Kepolisian jika diperlukan.
- Pengendara diimbau mengatur waktu, siapkan kendaraan prima, saldo elektronik cukup, serta pantau informasi melalui call center 14080 atau aplikasi Travoy.
SuaraBekaci.id - PT. Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengimbau pengendara mewaspadai potensi kemacetan lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek imbas pekerjaan perbaikan pada total enam titik ruas jalan tersebut dalam sepekan ke depan.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan selama proses pekerjaan berlangsung," kata Vice President Corporate Secretary & Legal PT. JTT Ria Marlinda Paallo di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (29/11).
Ia meminta pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan, mempersiapkan kendaraan dalam kondisi prima, memastikan saldo uang elektronik mencukupi serta mengisi bahan bakar dan daya perangkat sebelum berangkat.
Pihaknya menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode pekerjaan berlangsung di antaranya menempatkan petugas siaga di lokasi pekerjaan, melakukan pengaturan lalu lintas hingga mempersempit area kerja.
"Kami menyiapkan contra flow apabila diperlukan serta berkoordinasi dengan Kepolisian Patroli Jalan Raya untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali. Pengguna jalan diimbau mematuhi rambu dan arahan petugas, terutama di sekitar area pekerjaan," katanya.
Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi rencana pekerjaan melalui spanduk imbauan serta 'Dynamic Message Sign' di kedua arah Tol Jakarta-Cikampek sebagai bentuk transparansi informasi.
"Pekerjaan ini sudah mulai berlangsung sejak kemarin malam ini hingga Sabtu 6 Desember di beberapa titik. Selama periode pekerjaan, Tol Jakarta-Cikampek tetap beroperasi secara normal di kedua arah," katanya.
Ria mengungkapkan pemeliharaan jalan ini bukan sekadar pekerjaan teknis untuk merawat infrastruktur melainkan juga merawat kepercayaan sekaligus wujud kepedulian.
"Kami ingin setiap perjalanan menjadi pengalaman yang aman dan nyaman. Merawat jalan tol bagi kami adalah cara menjaga kenyamanan masyarakat, pelayanan yang kami upayakan dengan sepenuh hati, sebuah upaya berkelanjutan melalui semangat Asta Cita memperkuat pemerataan infrastruktur dan konektivitas nasional. Jalur yang menghubungkan manusia, ruang dan harapan," ucap dia.
Baca Juga: Nasib Tiga SDN di Bekasi yang Terancam Proyek Tol Japek II Selatan
Senior Manager Representative Office 1 PT. JTT Amri Sanusi menjelaskan pekerjaan dimaksud dilakukan secara berkala guna memastikan kualitas jalan tol tetap terjaga dengan baik sekaligus bentuk komitmen menghadirkan perjalanan yang aman serta nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
"Pekerjaan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan rutin dan evaluasi kondisi lapangan. Pemeliharaan ini menjadi bagian dari upaya kami menjaga mutu jalan tol dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik," katanya.
Ia merinci pekerjaan titik pertama berada di Km 33+680 sampai Km 35+645 lajur 1 dan 2 arah Jakarta mulai kemarin malam hingga Senin (1/12) pukul 05.00 WIB. Serta On Ramp Karawang Timur 1 lajur 2 arah Jakarta pada hari bersamaan.
Kemudian Km 35+782 hingga 35+922 lajur 2 arah Cikampek mulai hari ini sampai Jumat (5/12) pukul 10.00 WIB dan Km 61+500 hingga 61+425 lajur 1 arah Jakarta pada Senin (1/12) hingga Kamis (4/12).
Titik kelima di Km 34+977 sampai 34+879 lajur 1 serta 2 arah Jakarta mulai Senin (1/12) hingga Kamis (4/12) dan titik keenam pada Km 25+954 sampai 25+820 lajur bahu luar arah Jakarta mulai Senin (1/12) hingga Sabtu (6/12).
PT. JTT turut menyediakan layanan one call center 24 jam di 14080 serta aplikasi travoy 4.5 yang dapat diunduh melalui iOS dan android untuk memudahkan pengguna jalan memperoleh informasi terkini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Ini Kota Tujuan Favorit Penumpang KA Selama Libur Panjang
-
Libur Panjang Isa Al-Masih: Simak Jadwal One Way di Jalur Puncak Bogor Terbaru
-
Juri LCC Empat Pilar Kalbar Berpihak? Ini Penjelasan Sekjen MPR RI
-
Alarm Darurat! 80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Menkomdigi: Ini Kehancuran!
-
Update Investigasi Kecelakaan Maut Kereta Api Bekasi: KNKT Ungkap Peran 'Black Box' Taksi Listrik