- Ratu Maxima mengunjungi kompleks perumahan subsidi Gran Harmoni Cibitung untuk mendalami kesehatan finansial masyarakat berpenghasilan rendah.
- Kunjungan ini bagian dari tugasnya sebagai Penasihat Khusus PBB mengenai kesehatan finansial dan berinteraksi langsung dengan warga pembeli rumah.
- Ratu meninjau fasilitas inovatif seperti bank sampah sebagai alternatif pembayaran cicilan rumah dan akan bertemu Presiden Kamis mendatang.
SuaraBekaci.id - Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda meninjau perumahan subsidi di Cibitung dan mendalami kesehatan finansial masyarakat berpenghasilan rendah yang membeli rumah pertamanya di kompleks tersebut.
Kunjungan ke kompleks perumahan Gran Harmoni Cibitung di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tersebut dilakukan dalam rangkaian lawatan Ratu Maxima ke Indonesia sebagai Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Kesehatan Finansial (UNSGSA).
Menurut pantauan ANTARA, Rabu, Ratu Maxima mengawali kunjungannya dengan meninjau rumah contoh yang disediakan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Satuan rumah di kompleks tersebut diketahui dikembangkan dengan memerhatikan faktor pengurangan polusi dan efisiensi energi yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Seusai meninjau rumah contoh, Ratu Belanda itu bertamu ke rumah seorang warga dan berinteraksi dengan perwakilan pembeli rumah pertama di Gran Harmoni Cibitung.
Ratu Maxima menanyakan para pemilik rumah mengenai pengetahuan mereka soal pengaturan keuangan, antara lain perihal dana darurat, kemudian persiapan pembelian rumah pertama, dan cara membayar angsuran.
Perwakilan warga tersebut kemudian menyampaikan proses mereka mencari rumah hingga membeli rumah pertama di kompleks Gran Harmoni Cibitung, kemudian cara membagi penghasilan untuk mencicil rumah, serta bagaimana mereka memanfaatkan fasilitas pinjaman daring.
Ratu Maxima memperhatikan dengan saksama hal-hal yang disampaikan perwakilan warga tersebut sembari memberi nasihat bagaimana cara mengelola keuangan dengan baik.
Usai bertemu perwakilan warga, Ratu Maxima meninjau bank sampah yang menjadi salah satu cara yang ditawarkan untuk membayar angsuran rumah, serta mengamati proses tanda tangan akad jual beli rumah bagi puluhan calon pemilik rumah.
Baca Juga: Komnas Perempuan Desak Polri Tetapkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak oleh Guru di Bekasi
Sebelum ke Jakarta, Ratu Maxima berkunjung ke Surakarta pada Selasa (25/11), di mana ia meninjau kondisi kesehatan finansial buruh pabrik garmen di Sragen serta para pembatik di Kampung Batik Laweyan.
Hal tersebut sesuai dengan tujuan kunjungan sang Ratu ke Indonesia sebagaimana disampaikan Pusat Informasi PBB di Indonesia (UNIC), yaitu untuk menghimpun informasi dari berbagai lapisan masyarakat dalam upaya meningkatkan ketahanan finansial dan kesejahteraan finansial masyarakat Indonesia.
Di akhir kunjungannya pada Kamis (27/11), Ratu Maxima akan berpartisipasi dalam agenda literasi finansial bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan akan bertemu Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan temuan dan kesan dari kunjungannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Tragedi Maut Arak-arakan Sisingaan di Bekasi: 3 Kru Meninggal Tersengat Listrik
-
Kronologi Lengkap Pembunuhan WNA Korea di Bekasi: Disewa Rp139 Juta
-
Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional, Satu Orang Ditangkap?
-
Mantan Caleg DPRD Bekasi Otak Pembunuhan WNA Korea
-
Uang Umrah Rp12 Miliar Raib, Dirut Hanania Group Resmi Ditahan