- Seorang pemulung berinisial I (27) tewas akibat ledakan saat menggerinda peluru tank jenis mortir di Babelan, Bekasi.
- Korban berniat menjual mortir yang ditemukannya, meskipun sudah diperingatkan oleh keluarganya sebelum kejadian tragis tersebut.
- Kepolisian dan tim Jibom Gegana Polda Metro Jaya kini tengah menyelidiki jenis dan detail lebih lanjut mengenai mortir tersebut.
SuaraBekaci.id - Kepolisian mengusut kejadian peluru tank meledak setelah digerinda seorang pemulung di Kampung Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.
"Kalau jenis dan yang lainnya itu masih dalam pendalaman oleh tim Jibom Gegana Polda Metro Jaya," kata Kapolsek Babelan Kompol Wito di Kabupaten Bekasi, Senin (24/11/2025).
Ia menjelaskan kejadian itu bermula saat seorang pria berinisial I (27) berprofesi sebagai pemulung menemukan sebuah benda yang diidentifikasi peluru tank jenis mortir.
Korban berniat menjual benda tersebut dengan cara memotong peluru terlebih dahulu menggunakan gerinda.
"Dia dapat mortir. Hasil olah TKP dari tim Jibom adalah jenis mortir. (Mortir itu) digerinda, kemudian terjadi ledakan dan mengenai korban," katanya.
Akibat ledakan tersebut, jelas Wito, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi luka pada bagian perut hingga lengan.
"Hasil olah TKP, korbannya adalah sendiri. Untuk kondisi korban, luka di perut ya, kemudian tangan juga ada, akibat kejadian ledakan ini," katanya.
Saat ini jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk penyelidikan lebih lanjut.
Lokasi kejadian perkara juga sudah dinyatakan steril. Petugas melakukan pendalaman menyangkut detil mortir maupun daya ledak benda dimaksud.
Baca Juga: 1 Kg Sabu Dibongkar Polisi di Kamar Kos Jatiwaringin
Tim Gegana Korps Brimob Polri juga telah berada di lokasi kejadian untuk mengetahui ada atau tidak bahan peledak lain.
Wito mengaku pihak keluarga sempat melarang untuk memotong benda tersebut namun korban tetap mencoba memotong lantaran ingin menjualnya.
"Sudah diingatkan keluarganya 'udah jangan dipotong, jangan di apa-apain' tapi orang itu karena mau ditimbang dijual kan digerinda," katanya.
Warga Kampung Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi dihebohkan dengan suara ledakan peluru tank yang menewaskan satu orang pada Minggu (23/11/2025) malam.
Kholid (42) yang merupakan warga sekitar menceritakan, peristiwa itu terjadi saat dirinya sedang berada di dalam rumah. Dirinya mendengar suara ledakan yang cukup keras.
"Posisi saya sih sebenarnya lagi pas di rumah, terus ada suara kayak 'duar', meledak, kayak petasan kayak gitu. Kira saya biasanya gardu PLN atau tabung gas," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Aksi Ekstrem Jambret Pakai Kawasaki Ninja, Rampas HP Pakai Dua Tangan
-
BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata
-
BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026