SuaraBekaci.id - Sejalan dengan momentum Hari Kesehatan Nasional 2025 yang dirayakan pada setiap tanggal 12 November, BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemerataan infrastruktur kesehatan. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah melalui penyaluran bantuan ambulans ke berbagai fasilitas kesehatan di seluruh pelosok Indonesia.
Tercatat dalam tiga tahun terakhir, BRI Peduli telah menyalurkan 637 unit ambulans ke berbagai fasilitas kesehatan seperti puskesmas, klinik, dan rumah sakit daerah di seluruh Indonesia. Secara khusus, pada tahun 2025 jumlah ambulans yang disalurkan BRI Peduli tercatat sebanyak 200 unit.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan ambulans BRI Peduli tidak hanya memperluas jangkauan layanan kesehatan, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat di berbagai daerah—terutama di wilayah terpencil—dapat memperoleh akses pertolongan darurat secara cepat dan tepat waktu.
“Ambulans memiliki peran krusial dalam sistem layanan kesehatan. Kendaraan ini menjadi ruang tindakan pertama bagi tenaga medis untuk memberikan pertolongan darurat kepada pasien sebelum tiba di rumah sakit. Oleh karena itu, penyaluran bantuan ambulans oleh BRI Peduli tidak hanya bermakna sebagai pemberian fasilitas fisik, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap kemanusiaan serta dukungan terhadap kinerja tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien darurat,” ungkapnya.
Penyaluran bantuan ini juga merupakan salah satu bentuk nyata komitmen BRI dalam memperkuat ketahanan sistem layanan kesehatan nasional. Ke depannya, BRI akan terus mengambil peran strategis dalam membangun akses layanan kesehatan yang inklusif serta memperkuat kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dhanny juga menegaskan bahwa penyaluran bantuan dari BRI Peduli sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin ke-3, yakni Good Health and Well-being, serta mendukung Asta Cita Pemerintah dalam mewujudkan bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya.
Pada kesempatan terpisah, Direktur RSU Aisyiyah Muntilan, Jawa Tengah dr. Dwi Ambarwati, MARS, selaku penerima manfaat bantuan ambulans dari BRI Peduli, menambahkan bahwa keberadaan ambulans dari BRI Peduli telah membantu tenaga kesehatan untuk segera melakukan tindakan penyelamatan pertama dan meningkatkan peluang keselamatan pasien dalam situasi kritis.
Selain itu, keberadaan ambulans juga mendukung kinerja tenaga medis RSU Aisyiyah Muntilan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien darurat.
“Terima kasih atas bantuan dari BRI Peduli bagi RSU Aisyiyah Muntilan. Bantuan ini sangat membantu kami dalam menambah sarana pelayanan, baik untuk rujukan internal maupun eksternal RS Aisyiyah Muntilan. Ini juga menjadi salah satu contoh kolaborasi nyata dalam upaya pemerataan kesehatan dan peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat,” imbuhnya.
Baca Juga: Desa BRILiaN BRI Wujudkan Ekonomi Desa yang Tangguh dan Berkelanjutan
Ambulans yang disalurkan oleh BRI Peduli dilengkapi dengan peralatan medis standar gawat darurat yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Dengan fasilitas tersebut, tenaga kesehatan dapat segera melakukan tindakan penyelamatan pertama dan meningkatkan peluang keselamatan pasien dalam situasi kritis.***
Berita Terkait
-
Desa BRILiaN BRI Wujudkan Ekonomi Desa yang Tangguh dan Berkelanjutan
-
BRI Salurkan BLTS Kesra Senilai Rp4,4 Triliun untuk 4,9 Juta Keluarga
-
720 Pengusaha UMKM Binaan BRI Ikut dalam Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro
-
Qlola by BRI Catat Prestasi Besar di IDX Channel 2025 dengan Inovasi Finansial Unggul
-
BRI Perkuat UMKM Nasional Lewat Pengusaha Muda BRILiaN 2025
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
OJK Cabut Izin Satu Bank di Sumatra Barat, Bagaimana Uang Nasabah?
-
Perajin Tahu-Tempe Bekasi Perkecil Ukuran Produk, Pekerja Dirumahkan
-
Bersih-Bersih Kantor Pemkab Bekasi: Pedagang Dilarang Masuk, Tamu Wajib Dijemput
-
JK Sebut Konflik Papua: Kalau Konflik Selesai, Masalah Kemanusiaannya Juga Ikut Selesai
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan