SuaraBekaci.id - Pasangan suami istri berinisial YM dan DS ditemukan tewas di dalam kontrakan di Kampung Jati, Desa Pasirgombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (25/2/2025) pagi.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Mustofa mengatakan, kedua korban berusia sekitar 30 tahun ini ditemukan tewas dalam ruang berbeda.
“Jenazah perempuan terbaring di atas kasur ditutup selimut, itu istri DS. Laki-lakinya inisial YM, dalam kondisi tergantung di kamar mandi,” kata Mustofa, kepada wartawan.
Dari hasil pemeriksaan luar, saat ditemukan pada tubuh DS tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Sementara pada tubuh YM, ditemukan sayatan pada lengan kiri dan luka di pelipis sebelah kiri.
Mustofa menjelaskan, peristiwa penemuan dua jenazah ini bermula saat seorang saksi mendatangi kontrakan untuk mencari tahu keberadaan korban.
Saksi tersebut kemudian bertemu dengan rekan kerja korban dan mengatakan bahwa sejak Senin (24/2) korban sudah tidak masuk kerja.
“Dari hari senin korban atau almarhum YM (suami) ini sudah tidak masuk kerja, yang mana dia bekerja di toko roti,” ucapnya.
Merasa curiga, saksi kemudian menemui pemilik kontrakan dan meminta izin untuk membuka kontrakan tersebut. Setelah dibuka, ditemukan dua jenazah pasutri tersebut.
Mustofa mengatakan, hingga kini ia belum mengetahui penyebab pasti kematian dua jenazah itu.
Baca Juga: Sebelum Ditahan KPK, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Sempat Datangi Rumah di Bekasi
Namun, ia mengatakan berdasarkan keterangan saksi kedua korban sempat terdengar sedang bertengkar.
“Beberapa saksi di tkp mengatakan memang beberapa hari yang lalu antara korban, YM dan DS ini memang sempat terjadi cekcok,” jelasnya.
“Keterangan dari tetangga kontrakan menyampaikan bahwa antara kedua korban ini sering terjadi pertengkaran,” sambung Mustofa.
Saat ini, jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi. Polisi juga telah memeriksa 4 orang saksi untuk mengungkap kasus ini.
“Saksi sudah sementara empat yang kita periksa. Dari teman YM, pemilik kontrakan, dan dua tetangga yang ada di sekitaran kontrakan,” pungkasnya.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Sebelum Ditahan KPK, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Sempat Datangi Rumah di Bekasi
-
Patuhi Titah Megawati, Walkot Bekasi Tri Adhianto Pilih Lakukan Kegiatan Ini
-
Didemo Murid Sendiri, Kepsek MAN 2 Kota Bekasi Akui Gedung Bocor dan Rusak
-
Muda dan Berani! 850 Siswa MAN 2 Kota Bekasi Demo Transparansi Dana Sekolah
-
3 Warga Bekasi Jadi Korban Keracunan Limbah Berbahaya, Begini Kronologisnya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74
-
BRI dan Kemenpora Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Literasi Keuangan untuk Masa Depan
-
Apresiasi Prestasi Indonesia Raih Posisi Runner-Up SEA Games 2025, BRI Salurkan Bonus Atlet Nasional
-
Ini Alasan Polda Metro Jaya Tidak Tahan dr Richard Lee