SuaraBekaci.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mulai menyortir dan melipat sebanyak 1.876.239 lembar surat suara untuk pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat di salah satu gudang yang berada di Jalan Alexindo, Keurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.
Penyortiran dan pelipatan surat suara melibatkan 300 warga Kota Bekasi dan ditargetkan selesai dalam waktu tiga hari.
“Jadi estimasi kami selama 3 hari ke depan seluruh surat suara Pilgub selesai dilipat sebanyak 1.876.239 lembar surat suara,” kata Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa, Rabu (6/11/2024).
Ali menjelaskan, mayoritas penyortir dan pelipat merupakan warga sekitar gudang tersebut. Mereka juga sudah berpengalaman karena sebelumnya menjadi penyortir dan pelipat saat Pilpres dan Pileg 2024.
Meski begitu, baik yang sudah ataupun belum berpengalaman tetap diharuskan mengisi dua lembar formulir sebelum diterima sebagai petugas sortir dan lipat surat suara Pilkada 2024 ini.
“Formulirnya 2, formulir biodata dan formulir penyataan akan bekerja untuk sungguh-sungguh,” ujarnya.
Adapun untuk upah yang akan diterima para petugas sortir dan lipat adalah Rp200 per lembar surat suara. Dari 300 petugas, masing-masing ditargetkan untuk menyortir dan melipat 6.000 surat suara.
Jika ditotal, para petugas sortir dan lipat surat suara ini akan menerima upah kurang lebih sebesar Rp1,2 juta.
“Honor yang mereka terima itu 1 surat suaranya akan dibayar 200 perak. Ya karena memang diatur ketentuannya oleh Jawa Barat biar sama dengan daerah-daerah lain,” ucap Ali.
Baca Juga: Daftar Nama Korban Luka dan Hilang Akibat Kebakaran Hebat Pabrik di Bekasi
Ali mengatakan, setelah surat suara Pilgub Jawa Barat selesai disortir dan dilipat, maka akan diteruskan dengan pelaksanaan penyortiran dan pelipatan surat suara pemilihan walikota (Pilwalkot) Kota Bekasi.
“Setelah Pilgub 3 hari selesai, kita jeda 1 hari lalu lanjut Pilwalkot selama 3 hari ke depan. Jadi efektif bekerja kurang lebih 6 hari selesai,” pungkasnya.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Daftar Nama Korban Luka dan Hilang Akibat Kebakaran Hebat Pabrik di Bekasi
-
15 Jam Berlalu Api Masih Berkobar di Pabrik Bekasi, Damkar Ungkap Hal Mengejutkan
-
Detik-detik Mencekam Kebakaran Pabrik Bekasi, Saksi: Teman Saya Jadi Korban
-
Korban Tewas Kebakaran Pabrik di Kota Bekasi Bertambah Jadi 9 Orang
-
Breaking News! Si Jago Merah Amuk Pabrik di Kota Bekasi, Saksi Mata: Ada Ledakan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?