Narto menceritakan, keberangkatan Umroh pertamanya itu terjadi 3 tahun setelah istrinya meninggal dunia.
"Kalau yang pertama bulan September 2019," ujar Narto.
Setahun setelahnya sekitar tahun 2020, Narto berencana akan berangkah Umroh lagi bertepatan pada bulan Ramadan. Sayangnya, Narto terpaksa tak jadi berangkat ke Tanah Suci di tahun itu karena ditipu oleh jasa travel.
"Yang keduanya kita ketipu orang, sama travel yang kita berangkat 2019 itu, udah masuk 47 juta, kabur orang travelnya pindah," katanya.
Ketulusan dan keihklasan hati Narto membuatnya tak memperpanjang perkara tersebut. Narto mengatakan, dia percaya segala sesuatu yang terjadi adalah hal yang terbaik dari sang pencipta.
Usai ditipu, dua tahun setelahnya Narto kembali melaksanakan ibadah Umroh. Bak sebuah keikhlasan yang berbuah manis, Umroh ketiganya ini sesuai harapan sebelumnya yakni berangkat pada bulan suci Ramadan.
Bahkan, Narto akhirnya dapat menunaikan ibadah puasa sambil Umroh di Tanah Suci sebanyak dua kali, terakhir pada bulan Ramadan 2024. Artinya, kini Narto telah 4 kali menunaikan ibadah Umroh.
"Alhamdulillah saya ikhlas, akhirnya 2023 berangkat, terus 2024 berangkat lagi," ucap Narto.
Baginya, bisa sampai ke Tanah Suci apalagi bertepatan dengan bulan Ramadan merupakan sebuah nikmat yang luar biasa dari Allah SWT. Sebab, Narto meyakini bahwa menjalani ibadah puasa di Tanah Suci bakal lebih banyak keberkahan yang ia rasakan.
Baca Juga: Kondisi Kejiwaan Ibu Pembunuh Anak Kandung di Bekasi Stabil: Terancam 15 Tahun Penjara
"Memang sengaja (Umroh) bulan Ramadhan. Katanya kan kata Ulama kalau Umroh bulan Ramadan memang harganya spesial lebih mahal, cuma kan saya ngambil pahalanya aja dan lebih khusyuk di sana," ujarnya.
Dia pun mengingatkan, utamanya kepada umat muslim agar juga bisa semangat menyisihkan sebagian rezekinya untuk ditabung di jalur ibadah.
Bilamana kita mendapatkan rezeki dari Allah SWT, kita sisihkan untuk nabung ya biar bisa berangkat Umroh, utamain ibadahnya," tandasnya.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Kondisi Kejiwaan Ibu Pembunuh Anak Kandung di Bekasi Stabil: Terancam 15 Tahun Penjara
-
Rasa Was-was Warga Villa Kencana Cikarang Hidup Berdampingan dengan Rumah Terbengkalai
-
PKB Bakal Calonkan Kaesang di Pilwakot Bekasi? Begini Kata Pengamat Politik Unpad
-
Cerita Warga Tempati Rumah Murah Jokowi di Cikarang: Lebih Takut Sama Maling daripada Setan
-
Kasus Mobil Dinas Polda Jabar Tabrak Elf di Tol MBZ Berakhir Damai, Kok Bisa?
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Merasa Difitnah, Plt Bupati Bekasi Laporkan Akun TikTok 'Bekasi Masih Kusut' ke Polisi
-
Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Menhub Dudy: Jangan Berspekulasi Sebelum Ada Fakta
-
Edarkan Tramadol dan Hexymer, Tiga Pelaku di Bekasi Diciduk Polisi
-
Bekerja di Tempat Katering, Gadis 13 Tahun di Cikarang Jadi Korban Kekerasan Seksual
-
Dini Hari Mencekam di Cikarang, 4 Remaja Bawa Celurit Diamankan Polisi