SuaraBekaci.id - Seorang pemuda bernama History Cally Power (19) membuat laporan kepolisian usai lehernya terlilit kabel fiber optik di Jalan Raya Candrabhaga, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (22/1/2024) pagi.
Laporan itu kata History, sempat ditolak oleh pihak kepolisian. Alasannya, karena dia tidak mengetahui kabel yang membuat lehernya terluka itu milik siapa.
“Udah (lapor polisi). Nah sebelumnya (laporan) saya itu ditolak karena kan kita gak tahu milik siapa. Akhirnya saya hubungin ke temen-temen saya, akhirnya dibantu, diterima laporan saya,” ucap History saat ditemui di kediamannya, Selasa (23/1/2024).
Baca Juga:
- Raffi Ahmad Puji Gibran, Nagita Slavina Melongo Tatap Suami Selvi Ananda
- Gibran Diyakini Tak Asal Pilih, Jaket Naruto Ternyata Mengandung Pesan Dalam
- Peluk Erat Anies ke Muhaimin Usai Debat Ternyata Bertepatan dengan Hari Spesial Ini
Kendati demikian, History mengatakan laporannya kini sudah ditindak lanjuti oleh pihak kepolisian. Laporan tersebut teregistrasi dengan Nomor: LP/B/205/1/2024/SPKT.SATRESKRIM/POLRES METRO BEKASI KOTA/POLDA METRO JAYA.
History berharap, pihak terkait juga bisa segera mengatasi persoalan kabel yang berantakan itu.
Sebab menurutnya, lokasi tempat dirinya terlilit kabel itu merupakan daerah yang padat lalu lalang masyarakat. Jika tidak diatasi, hal itu tentu membahayakan masyarakat yang melintas.
“Di daerah itu kan pagi-pagi itu kan lumayan cepet kan orang-orang mau kerja. Bisa kecepatan 40-50 km/jam, kalau misalkan terlalu banyak kabel kaya gitu, takutnya bisa lebih parah lagi. Kemungkinan kalau saya ngebut kemungkinan saya udah tewas. Gak mungkin hidup. Karena kan itu pasti robek,” terangnya.
Berdasarkan pantauan SuaraBekaci.id, kondisi History kini sudah membaik, meskipun luka di bagian lehernya dengan panjang kurang lebih 5 centimeter terlihat masih memerah.
Baca Juga: Ada 1170 Pekerja Kena PHK Massal, Strategi Apa yang Bakal Dijalankan Pemkab Bekasi?
“Masih agak nyeri kalau menghadap ke kanan. Dan juga kalau kemarin itu kan agak susah kalau ngomong karena kan kabel itu ketariknya agak kenceng,” jelasnya
Adapun History menyebut, peristiwa itu terjadi ketika dirinya hendak ke gedung Creative Center Bekasi.
History menceritakan, sebelumnya dia sudah menyadari adanya kabel panjang yang menggantung di sisi jalan. Namun, ia tak mengkhawatirkan hal itu dan tetap mengendarai motornya dengan kecepatan 20 km/per jam.
“Sebelumnya ngeliat kabel itu gelantungan cuma kabel itu gak ke jalan. Kaya tiba-tiba ada angin, langsung (kabel) ngarah ke leher saya,” ucapnya.
Seketika History pun langsung terjatuh dari motornya, akibat memepertahankan diri dari lilitan kabel itu.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Ada 1170 Pekerja Kena PHK Massal, Strategi Apa yang Bakal Dijalankan Pemkab Bekasi?
-
Ngeri! Kabel Fiber Optik Makan Korban di Alinda Kota Bekasi
-
Prabowo Joget Gemoy di Bekasi, Relawannya Dapat Intimidasi di Kota Ini, Pelakunya Siapa?
-
Kampanye Prabowo Hari Ini: Usai Bertemu Sri Sultan X Dijadwalkan Jumpa Tukang Bakso di Bekasi
-
Wih! Ada 1160 Orang Miskin Ekstrem, Pemkab Bekasi Bangun GOR Squash Senilai Rp43 M
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan
-
Gubernur Dedi Mulyadi Bakal Sulap 5 Desa di Bekasi Berwajah Sunda
-
Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki
-
Bersama Danantara, BRImo Dorong Inklusi Keuangan hingga 49,7 Juta Pengguna
-
BRI Peduli Dampingi UMKM Desa Brilian Hargobinangun agar Makin Berdaya dan Naik Kelas