SuaraBekaci.id - Data dari PT Jasamarga Transjawa Tol menunjukkan ada ratusan ribu kendaraan melintas di Tol Cikampek kembali ke Jakarta usai periode libur Natal 2023. Tercatat ada 135.039 melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama atau Cikatama.
Menurut VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo, total jumlah kendaraan ini naik hampir 68,72 persen dibanding hari biasanya.
"Total volume kendaraan ini naik 68,27 persen jika dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 80.249 kendaraan," kata Ria di Bekasi seperti dikutip dari Antara, Kamis (28/12).
Ditambahkan Ria, kenaikan volume kendaraan juga terjadi di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Tengah melalui ruas Tol Trans Jawa pada periode yang sama.
Sebanyak 87.044 kendaraan melintasi Gerbang Tol (GT) Kalikangkung menuju Jakarta atau naik 85,95 persen dari lalu lintas normal 46.810 kendaraan dan 75.801 kendaraan menuju Semarang, naik 62,97 persen terhadap lalu lintas normal 46.512 kendaraan.
Sementara itu, di Gerbang Tol Banyumanik, ada 106.530 kendaraan terpantau menuju Jakarta atau naik 106,45 persen dari lalu lintas normal 51.601 kendaraan, sedangkan 105.193 kendaraan menuju Solo, naik 78,51 persen dibandingkan lalu lintas normal 58.927 kendaraan.
Sebanyak 48.677 kendaraan meninggalkan Bawen melalui GT Bawen atau naik 91,63 persen dari lalu lintas normal 25.401 kendaraan sementara 44.055 kendaraan menuju Bawen, naik 70.62 persen terhadap lalu lintas normal 25.820 kendaraan.
Kemudian di GT Colomadu, 32.323 kendaraan meninggalkan Solo atau naik 78,14 persen terhadap lalu lintas normal 18.145 kendaraan dan 36.641 kendaraan menuju Solo, naik 113,69 persen dari lalu lintas normal 17.147 kendaraan.
Di wilayah Provinsi Jawa Timur, 82.457 kendaraan tercatat menuju Surabaya melalui GT Warugunung atau naik 58,32 persen terhadap lalu lintas normal 52.082 kendaraan sedangkan 69.028 kendaraan menuju Jakarta, naik 43,39 persen dari lalu lintas normal 48.141 kendaraan.
Sebanyak 111.633 kendaraan menuju Surabaya melalui GT Kejapanan Utama atau naik 55,04 persen dari lalu lintas normal 72.003 kendaraan dan 105.318 kendaraan menuju Malang, naik 48,07 persen dibandingkan lalu lintas normal 71.129 kendaraan.
Terakhir di GT Singosari, 54.815 kendaraan tercatat menuju Surabaya atau naik 81,03 persen dari lalu lintas normal 30.280 kendaraan sedangkan 50.162 kendaraan menuju Malang, naik 52,57 persen terhadap lalu lintas normal 32.879 kendaraan.
Berita Terkait
-
Perampok Coba Garong TV dari Rumah Kosong di Cikarang, Aksinya Digagalkan Warga: Tancap Gas Pakai Mobil Rp235 Juta
-
Kegiatan Anies di Stadion Patriot Bekasi Tak Dapat Izin, Tim Kuasa Hukum AMIN: Ada Ketidakadilan!
-
Bentrok Berdarah di Pasar Baru Bekasi, Satu Orang Tewas dengan Kondisi Mengenaskan: Berawal Aksi Palak
-
Videonya Viral! Begini Sosok Desmon Hutapea yang Wafat Saat Misa Malam Natal di Gereja HKBP Jatiasih
-
Viral Postingan Hotman Paris Duka Malam Natal di Gereja HKBP Jatiasih, Begini Kronologisnya
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Idul Adha Jadi 'Tambang Emas' bagi Perajin Golok Bandung
-
Panik Akan Disembelih, Sapi Kurban Masuk Gorong-gorong
-
Cek Fakta: Foto Viral Pocong di Bekasi Dipastikan Rekayasa Digital, Polisi Ungkap Pembuatnya
-
Diduga Serangan Jantung, Calon Haji Asal Karawang Meninggal Dunia di Makkah
-
Bawa Kabur Uang Rp84 Juta, Kantor Wedding Organizer di JGC Ternyata Sudah Kosong