SuaraBekaci.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar) pada Senin (25/12) mengakibatkan banjir di sejumlah titik, salah satunya di Kampung Warung Pojok RT 05/06, Desa Sukaraya, Karangbahagia, Kabupaten Bekasi.
Banjir di wilayah tersebut malah mengakibatkan salah satu ruangan di rumah sakit Central Medika (Cenka) tergenang air. Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) di rumah sakit Cenka kebanjiran dengan ketinggian air se-mata kaki orang dewasa.
Pada video yang beredar di laman sosial media terlihat bagaimana air menggenang di ruang IGD rumah sakit tersebut. Rumah sakit itu mulai kemasukan air pada Senin sore sekitar pukul 18:00 WIB.
Menurut salah satu pasien rumah sakit, ruangan tersebut dipenuhi air setelah salah satu atap bocor.
"Tadi pas ujan gede, ruangan IGD penuh air karena atapnya bocor. Bahkan puing-puing plavonnya pun pada runtuh. Sebagian keluarga pasien merasa resah," ucap keluarga pasien yang enggan disebutkan namanya mengutip dari unggahan akun @info_cikarang_karawang, Selasa (26/12).
Kondisi banjir yang dialami oleh RS Cenka itu juga membuat anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno buka suara. Ia mengaku heran sampai rumah sakit tersebut kebanjiran.
"Kok bisa IGD RS banjir seperti itu, ini perlu di review ulang. Apakah perijinannya sudah sesuai dengan Permenkes 56 tahun 2014 tentang klasifikasi dan perijinan rumah sakit dan saya sudah teruskan ke Kadinkes," ucapnya.
Pihak rs Cenka sampai saat ini belum memberikan konfirmasi mengenai kondisi banjir di ruang IGD. Namun saat banjir mulai masuk ke ruang IGD, beberapa orang petugas di RS tersebut sedang melakukan pembersihan air, agar tidak masuk keruangan yang lain.
Baca Juga: Banjir di Jalan Anugrah Raya Pondok Gede, Begini Penampakannya: Mobil Tak Bisa Lewat
Berita Terkait
-
Target Suara Prabwo-Gibran di Jabar 65 Persen, Gerindra: Kita Punya Teman Koalisi di Bekasi
-
Banjir di Jalan Anugrah Raya Pondok Gede, Begini Penampakannya: Mobil Tak Bisa Lewat
-
Libur Nataru 2023, Pantau Kondisi Lalu Lintas Pakai 5 Link CCTV Ini
-
Jamaah MSH Gunakan Strategi Ini untuk Menangkan AMIN di Jabodetabek
-
Petaka Open BO di Cikarang, Fakta Miris Diungkap Keluarga Korban
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK