SuaraBekaci.id - Aksi begal masih jadi momok mengerikan bagi warga Bekasi, Jawa Barat.
Teranyar, warga Kampung Pulo Damar Lor, JL (32) jadi korban begal di Kampung Elo Kober, Desa Sukamanah, Sukatani, Kabupaten Bekasi pada Rabu (26/7) dinihari WIB.
Korban menurut pengakuan dari tetangganya awalnya hendak membeli bubur di pasar Sukatani, Bekasi. Di tengah perjalanan, korban melihat dua orang sedang mendorong motor.
Nahas bagi korban, di area sepi itu, pelaku begal muncul dan langsung menghantam kepala korban dari belakang. Tak hanya itu, korban juga sempat ditusuk pelaku.
"Korban berhenti, dan membantu dorong motor dengan menggunakan kaki, satu pelaku di bonceng di motor korban," kata tetangga korban seperti dilihat dari unggahan akun @liputancikarang.
Korban sempat melakukan perlawanan. Namun kedua pelaku berhasil melumpuhkan korban dan membawa kabur motor jenis Honda Beat milik JL.
Korban yang dalam kondisi sadar, berusaha untuk lari dari kejaran pelaku dan melapor ke Polsek Sukatani.
Namun sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.
Tak hanya di Kabupaten Bekasi, darurat begal juga terjadi di sejumlah titik di Kota Bekasi.
Baca Juga: Temuan Psikolog Polda Sumut Terhadap Begal: Muncul Rasa Bangga dan Ingin Diakui Eksistensi
Di sejumlah titik di wilayah Kota Bekasi dikenal menjadi tempat rawan begal.
Salah satunya di jalan Kober, Durenjaya, Bekasi Timur. Seorang pengendar motor hampir jadi korban begal, beruntung berhasil digagalkan oleh seorang pengendara mobil.
"Aksi begal itu tak jauh dari Perumahan Permata 1," cuit akun Instagram @infobekasi.coo beberapa waktu lalu.
Warga kota Bekasi di kolom komentar postingan itu pun ramai-ramai menyebut sejumlah tempat yang menurut mereka jadi rawan begal.
"Bekasi Utara deket kober, arah Babelan, arah Pisangan, arah PUP (Pondok Ungu Permai)," tulis akun @andr***
Warga lain menyebut tempat lain seperti, Bekasi Utara dekat Kober, dekat SMP Al Manar, Jl. Raya Perjuangan No.68, RT.009/RW.032, Teluk Pucung, Bekasi Utara.
Berita Terkait
-
Breaking News! Penari Bekasi Unjuk Kebolehan di Istana Negara pada HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2023
-
BREAKING NEWS: Tim SAR Evakuasi Pendaki Mengalami Hipotermia di Pos 7 Gunung Bawakaraeng
-
Rektor UINSU: Program Prioritas Kapolda Sumut Garansi Keamanan Bagi Masyarakat
-
BREAKING NEWS! Bocah 4 Tahun Tewas Mengapung di Irigasi Braja Sakti Way Jepara
-
BREAKING NEWS! Sopir Angkutan Batu Bara Tewas di Jalan Servo PALI, Diduga Dibunuh
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74
-
BRI dan Kemenpora Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Literasi Keuangan untuk Masa Depan
-
Apresiasi Prestasi Indonesia Raih Posisi Runner-Up SEA Games 2025, BRI Salurkan Bonus Atlet Nasional
-
Ini Alasan Polda Metro Jaya Tidak Tahan dr Richard Lee