SuaraBekaci.id - Sebuah warung kopi atau warkop di Jalan Perjuangan Raya, Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara, disatroni maling pada Senin (26/6/2023) lalu. Aksi pencurian itu terekam kamera CCTV.
Pegawai warkop, Raffi (22) mengatakan, informasi adanya aksi pencurian itu pertama kali ia ketahui dari pemilik warung sebelah warkopnya, melalui pesan Whatsapp.
“Awalnya posisi warkop lagi tutup, kebetulan saat itu saya di WhatsApp pemilik agen minyak (disebelah warung), dibilangin sama dia, bahwasanya warung saya ini di bobol atau dijebol," kata Raffi.
Tak berselang lama, Raffi langsung ke lokasi dan mendapati bahwa kondisi warkopnya sudah dalam kondisi terbuka. Beberapa barang juga diketahui hilang dari warkop itu.
“Gas ilang, perkakas, bor satu set dan gerinda,” tutur Raffi.
Selain perabotan, Raffi menyebut sebuah drone SJRC F11 Pro 4K milik temannya yang juga merupakan salah satu pemilik dari warkop tersebut juga digondol maling.
“(Kerugian) lima juta ya termasuk drone. Uang tidak ada kalau closing selalu saya bawa,” ujarnya.
Pasca kejadian itu, pemilik warkop belum melaporkan peristiwa pencurian itu ke pihak kepolisian.
Justru kata Raffi, sang pemilik warkop malah membuat sayembara untuk masyarakat yang dapat menemukan pelaku yang telah membobol warkopnya.
Baca Juga: Mengaku Korban Perampokan Bersenjata Api, Warga Sragi Ini Ternyata Bohong
“Yang punya drone ini bikin sayembara, apabila bisa menemukan pelakunya atau drone nya itu akan dikasih uang tunai sebesar Rp1 juta,” jelasnya.
Raffi menyebut, pemilik warkopnya menilai dengan melakukan sayembara penemuan pelaku akan lebih mudah, karena diperkirakan kemungkinan besar pelaku bakal menjual drone ke situs online.
“Kenapa ngadain sayembara kaya gini, karena menurut kami kemungkinan besar barang bakal dijual kembali di marketplace, jadi lebih gampang nemuin barang itu," jelasnya.
Sebelumnya, geram dengan aksi begal yang tak kenal pandang bulu itu, muncul sayembara tangkap begal Bekasi. Kepala Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Nemin bin Sain mengadakan sayembara untuk menangkap begal dengan iming-iming hadiah uang tunai.
"Barang siapa yang bisa menangkap begal jalanan saya kasih hadiah Rp10 juta," kata Kepala Desa Burangkeng Nemin bin Sain di Kabupaten Bekasi.
Menurut Nemin, sayembara tangkap begal ini karena kondisi gangguan keamanan dan ketertiban pelaku penjahat jalanan ini sudah sangat membuat resah warga.
Berita Terkait
-
Mengaku Korban Perampokan Bersenjata Api, Warga Sragi Ini Ternyata Bohong
-
Motif Penodongan Pistol Bambang Rukminto Masih Misteri, Benarkah Murni Perampokan?
-
Motif Pembunuhan Wanita dalam Mobil di Medan: Murni Perampokan
-
Sinopsis Dragged Across Concrete, Film Mel Gibson Jadi Polisi yang Terlibat Dalam Sebuah Perampokan
-
Film Empire State Tayang Malam Ini, Dua Sahabat Rencanakan Aksi Perampokan, Terbesar dalam Sejarah AS
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan
-
Perajin Batu Bata Bekasi Bisa Cuan Besar! Ini Peluang Emas Program Gentengisasi Prabowo
-
Polisi Ringkus Pengedar Bawa 759 Butir Tramadol di Bekasi