SuaraBekaci.id - Tingkat kriminalitas di wilayah Kota Bekasi makin mengkhawatirkan. Aksi pembacokan yang lazim terjadi di malam hari, di Bekasi terjadi pada siang hari.
Dari kamera CCTV merekam aksi pembacokan yang terjadi pada siang hari pada Sabtu (26/5). Aksi pembacokan ini terjadi di Kampung Bojong Tua Jatimakmur, Kota Bekasi.
Menurut informasi keterangan pada caption video unggahan akun Instagram @info.pondok.gede disebutkan bahwa terduga pelalu berjumlah 6 orang dengan menggunakan sepeda motor.
"Terekam kamera CCTV sekolah para pelaku pembacokan di kampung bojong tua jatimakmur berjumlah 6 orang dengan 3 sepeda motor yang salah satu nya memegang celurit dalam sebuah video tersebut. (26/05),"
Sementara itu dari keterangan saksi mata dari video yang diunggah disebutkan bahwa korban yang mengendari sepeda motor dikejar oleh para pelaku.
Setelah sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara korban dengan pelaku, korban tak mampu mengendalikan sepeda motornya, lalu terjatuh.
"Dia (korban) jatuh karena kena lubang. Terus motor yang nguber itu, tiga di belakang langsung turun. Turun dia keluarin celurit," ucap saksi mata.
"Terus langsung dicelurit anak yang jatuh tadi, kena kakinya. Dia nahan pakai kaki," lanjut saksi mata.
Menurut saksi mata, ia tidak mengetahui dengan pasti pelaku berasal dari mana. Namun, antara pelaku dan korban masih sebaya alias seumuran.
Sementara itu, dari informasi yang dihimpun, Kapolres Pondok Gede, Kompol Dwi Haribowo mengatakan memang terjadi peristiwa pembacokan di wilayahnya.
Menurut Dwi, saat ini pihaknya tengah mengumpulkan fakta-fakta pembacokan yang terjadi pada siang hari tersebut. Sampai saat ini, pelaku dan korban masih belum ditemukan pihak kepolisian.
Dwi menjelaskan bahwa anggotanya telah berusaha mencari di rumah sakit dan klinik terdekat untuk mencari korban namun belum ditemukan.
Berita Terkait
-
Tersangka Pembacokan di Banjarnegara Dalam Pengejaran Polisi, Kabur Usai Lukai Korban dengan Senjata Tajam
-
Meresahkan Masyarakat, Pelaku Pembacokan di Pontianak Ngaku Sekadar Cari Kesenangan
-
Mantan Kades di Bandung Barat jadi Korban Pembacokan
-
Pelaku Pembacokan Warga di Pesisir Selatan Dikepung Usai Kabur Masuk Hutan 3 Hari
-
Polisi Masih Memburu Pelaku Pembacokan Remaja yang Tewas Bersimbah Darah di Palmerah
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah