SuaraBekaci.id - Kasus penemuan mayat dengan kondisi mengenaskan, dicor dengan semen di dalam sebuah rumah kontrakan geger warga Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Warga di Jalan Nusantara Raya, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi awalnya dibuat geger dengan penemuan dua mayat jenis kelamin wanita diduga korban pembunuhan pada Selasa (28/2/) dinihari WIB di dalam sebuah rumah kontrakan.
Satu dari dua mayat jenis kelamin wanita tersebut ditemukan dengan kondisi dicor menggunakan semen di dalam rumah kontrakan tersebut.
Berikut sejumlah fakta kasus penemuan mayat dicor di Bekasi:
Berawal dari Pencarian Orang Hilang
Penemuan dua mayat wanita tersebut berawal dari pencarian orang hilang. Awalnya pada Senin (27/2) malam, dua pria berstatus suami mencari istri mereka hingga akhirnya tiba di rumah kontrakan tersebut.
Dua pria ini kemudian meminta pemilik kontrakan untuk bisa masuk ke dalam rumah. Namum sempat terjadi selisih paham dengan pemilik kontrakan.
"Awalnya selisih paham sama pemilik kontrakan, enggak boleh masuk. Tapi jam 10-an sudah ramai polisi sama warga, akhirnya bisa masuk," ucap Robet.
Saat masuk ke dalam rumah kontrakan, polisi dan warga dikejutkan dengan adanya seorang pria dewasa dengan luka sayatan benda tajam di lengan.
Baca Juga: Update Penemuan Mayat Dicor di Bekasi, Satu Kantong Jenazah Siang Ini Dikeluarkan dari TKP
Gerak Gerik Terduga Pelaku Terekam CCTV
Ketua RT 011, Purwo Darmanto mengungkap dari hasil pemeriksaan CCTV di lingkungannya bahwa terduga pelaku melakukan transaksi pembelian bahan baku bangunan pada Senin (27/02) pukul 07.55 WIB.
"Untuk beli semennya itu pagi harinya, Senin jam 07.55 pagi terekam di CCTV dia ada aktivitas material masuk kerumahnya," kata Purwono.
Sementara itu, Purwo mengungkap sebelum terduga pelaku membeli bahan bangun, dua orang korban masuk kedalam rumah kontrakan tersebut.
Pelaku Membeli Semen dan Pasir
Terduga pelaku menurut keterangan warga satu hari sebelum kasus penemuan dua mayat ditemukan pada hari Minggu (26/2) membeli bahan material seperti semen dan pasir.
Berita Terkait
-
Update Penemuan Mayat Dicor di Bekasi, Satu Kantong Jenazah Siang Ini Dikeluarkan dari TKP
-
Satu Hari Sebelum Mayat Dicor di Bekasi Ditemukan, Terduga Pelaku Beli Semen dan Pasir
-
Geger Temuan Jasad 2 Perempuan Dicor Di Bekasi, Satu Lainnya Tewas Diduga Bundir
-
Polisi Bongkar Corcoran yang Diduga Berisi Dua Jenazah Perempuan Korban Pembunuhan di Bekasi
-
Penemuan Mayat Dicor di Bekasi Berawal dari Pencarian Orang Hilang, Begini Kesaksian Warga
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka
-
Digelar Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Sabet Rekor MURI