SuaraBekaci.id - Satu kantong jenazah Selasa (28/2) siang sekitar pukul 11:28 WIB dibawa keluar dari rumah kontrakan yang berlokasi di Jalan Nusantara Raya, Harapan Jaya Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Pantuan SuaraBekaci.id di lokasi, sejumlah petugas medis dibantu aparat kepolisian membawa satu kantong jenazah berwarna orange untuk dimasukkan ke dalam mobil ambulance.
Sebelumnya, warga di Jalan Nusantara Raya, Harapan Jaya Bekasi Utara, Kota Bekasi dibuat geger dengan penemuan mayat korban pembunuhan pada Selasa (28/2/2023) dinihari WIB.
Menurut keterangan dari salah seorang warga, Robet (27), rumah kontrakan yang jadi tempat kejadian perkara (TKP) awalnya dicurigai oleh seorang pria yang tengah mencari keberadaan sang istri.
Pada Senin (27/2) malam sekitar pukul 22:00 WIB, rumah yang ditempati oleh terduga pelaku digeruduk oleh warga.
Awalnya, kata Robet seorang bapak datang ke rumah kontrakan tersebut. Ia menelusuri keberadaan sang istri dan curiga dengan rumah kontrakan tersebut.
Kecurigaan pria tersebut disebabkan ia melihat ada sendal serta tas yang diduga miliki istrinya.
"Itu yang dicurigain bapak-bapak karena ada sendal sama tas milik istrinya," ucap Robet.
Setelah itu pria tersebut meminta izin kepada pemilik kontrakan untuk masuk ke dalam rumah. Namum sempat terjadi selisih paham dengan pemilik kontrakan.
Baca Juga: Satu Hari Sebelum Mayat Dicor di Bekasi Ditemukan, Terduga Pelaku Beli Semen dan Pasir
"Awalnya selisih paham sama pemilik kontrakan, enggak boleh masuk. Tapi jam 10-an sudah ramai polisi sama warga, akhirnya bisa masuk," ucap Robet.
Saat masuk ke dalam rumah kontrakan, polisi dan warga dikejutkan dengan adanya seorang pria dewasa dengan luka sayatan benda tajam di lengan.
Terduga Pelaku Membeli Bahan Material
Ketua RT 011, Purwo Darmanto mengungkap dari hasil pemeriksaan CCTV di lingkungannya bahwa terduga pelaku melakukan transaksi pembelian bahan baku bangunan pada Senin (27/02) pukul 07.55 WIB.
"Untuk beli semennya itu pagi harinya, Senin jam 07.55 pagi terekam di CCTV dia ada aktivitas material masuk ke rumahnya," kata Purwono.
Sementara itu, Purwo mengungkap sebelum terduga pelaku membeli bahan bangun, dua orang korban masuk kedalam rumah kontrakan tersebut.
Berita Terkait
-
Satu Hari Sebelum Mayat Dicor di Bekasi Ditemukan, Terduga Pelaku Beli Semen dan Pasir
-
Geger Temuan Jasad 2 Perempuan Dicor Di Bekasi, Satu Lainnya Tewas Diduga Bundir
-
Polisi Bongkar Corcoran yang Diduga Berisi Dua Jenazah Perempuan Korban Pembunuhan di Bekasi
-
Penemuan Mayat Dicor di Bekasi Berawal dari Pencarian Orang Hilang, Begini Kesaksian Warga
-
Geger Penemuan Dua Mayat Dicor Semen di Bekasi, Kasus Aki Wowon Jilid II?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka
-
Digelar Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Sabet Rekor MURI