SuaraBekaci.id - Balita obesitas dengan inisial MKA (16 bulan) saat ini dirujuk ke Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta usai menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Hermina Kota Bekasi.
Menurut keterangan dari dokter spesialis anak Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik Anak RS Hermina dr Ali Khomaini Alhadar, hal ini dilakukan agar MKA bisa menjalani pemeriksaan intensif.
Karena menurut Ali, MKA tidak hanya ada kelainan nutrisi namun juga diduga ada kelainan genetik.
"Dari hasil pemeriksaan kami menyimpulkan pasien ini mungkin kelainannya tidak hanya dari bidang nutrisi saja, mungkin ada masalah genetik yang lain," katanya seperti dikutip dari Antara.
Ia menambahkan nahwa tindakan medis berupakan pemeriksaan lebih lanjut harus dijalani balita obesitas tersebut.
"Dari pemeriksaan awal di Hermina ini masih perlu pemeriksaan lebih lanjut dan perlu tim yang cukup banyak. Sehingga saya, dr Ali, dan Profesor Aryono menyarankan agar pasien dirujuk ke RSCM," jelasnya.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat merujuk balita MKA ke RS Hermina untuk diperiksa oleh ahli nutrisi.
Pihak Dinkes Bekasi merujuk balita MKA ke ahli gizi melalui pembiayaan Program Penerimaan Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.
"K sudah dirujuk ke rs ananda untuk konsultasi ke dokter spesialis gizi," kata kepala dinas kesehatan kabupaten bekasi, Alamsyah.
Baca Juga: Muhammad Kenzie, Balita yang Didiagnosis Obesitas, Apa Penyebabnya?
Diketahui ayah dari MKA hanya berprofesi sebagai karyawan di fasilitas pemancingan ikan di dekat rumahnya, kawasan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Sementara ibu MKA hanya buruh serabutan dan ibu rumah tangga.
Alamsyah menambahkan, kasus yang dialami MKA dapat diklasifikasikan sebagai obesitas atau kelebihan berat badan.
Sebab dengan usia 1,4 tahun, bobotnya sudah setara anak berusia 10--11 tahun.
Berita Terkait
-
Muhammad Kenzie, Balita yang Didiagnosis Obesitas, Apa Penyebabnya?
-
4 Bahaya Obesitas pada Anak, Orang Tua Wajib Tahu!
-
3 Kerugian Mengonsumsi Susu Kental Manis Pada Anak, Waspada Obesitas
-
Kata IDAI soal Bayi Kenzi di Bekasi Miliki Bobot 27 Kg: Obesitas Adalah Suatu Penyakit
-
Balita Obesitas Jadi Sorotan, Dinkes Bekasi Akhirnya Bergerak, Dirujuk ke Pakar Gizi
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata
-
BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
-
Aset 1,5 Hektare Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat Digeledah KPK
-
Lewat Program BRI Sahabat Disabilitas 2026 di Makassar, BRI Peduli Berikan Pelatihan dan Pemagangan