SuaraBekaci.id - Tingkat kriminalitas di wilayah Bekasi makin mengkhawatirkan. Kawanan begal bersenjata tajam jadi ancaman bagi keamanan warga Bekasi dan sekitarnya.
Terbaru, beredar rekaman video yang menunjukkan detik-detik dua orang begal mendatangi sebuah warung makan di kawasan Karangsatria, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.
Pada video yang diunggah akun Bekasi24jam--jaringan Suara.com, aksi dua orang pemuda begal tersebut terjadi pada Selasa (27/12) dinihari sekitar pukul 03:00 WIB.
Dari rekaman video tampak, dua orang pemuda memasuki warung makan tersebut sambil membawa senjata tajam jenis celurit panjang.
Di dalam warung makan tersebut, tampak seorang pelanggan tengah makan. Salah satu pelaku begal yang mengenakkan sweater abu-abu bertopi hitam putih kemudian mengancam pengunjung warung makan tersebut.
Dalam rekaman tampak, si pelaku begal mengambil kunci motor pengunjung warung makan. Tak lama berselang, pelaku begal lainnya yang menggunakan sweater hitam juga mengancam pengunjung dan pemilik warung.
"Dalam rekaman cctv terlihat pelaku mengancam seorang warga yang sedang makan," tulis caption pada video yang diunggah tersebut.
"Pelaku kemudian mengambil kunci motor korban dan membawa kabur Honda Scoopy B 4024 FXL korban,"
Video rekaman aksi begal di warung makan ini pun membuat publik geram dan mendesak aparat kepolisian di Bekasi untuk menindak tegas pelaku kriminal yang meresahkan.
Baca Juga: Potret Toleransi Perayaan Natal di Kampung Sawah Kota Bekasi, Lengkap dengan Peci dan Sarung
"yang kaya gini kalo ketangkep trus dihakimin warga sampe mati jangan salahin warga nya dahh," tulis salah satu netizen.
"Perasaan makin kesini makin banyak banget gangster dan mereka ada dimana² meresahkan, diberandaku lewat hampir tiap hr kejadiannya,kmn aparat keamanan sih," timpal akun lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Potret Toleransi Perayaan Natal di Kampung Sawah Kota Bekasi, Lengkap dengan Peci dan Sarung
-
Hari Raya Natal, 2.500 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan 144 Gereja di Kabupaten Bekasi
-
Polisi Tangkap 20 Tersangka Sindikat Penyuntik Gas Subsidi Jadi Nonsubsidi di Jakarta dan Bekasi
-
Jalan Cikarang-Cibarusah Resmi Berganti Nama Menjadi Jalan Raden Ma'mun Nawawi
-
Polres Bekasi Perketat Pengamanan Gereja Jelang Natal 2022, 1300 Personel Gabungan Disiagakan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan