SuaraBekaci.id - Gerombolan pelajar yang melakukan aksi tak terpuji dengan menendang seorang nenek-nenek hingga terpelanting akhirnya berhasil ditangkap pihak kepolisian.
Dari unggahan video akun Instagram @majeliskopi08.id para pelajar ini berhasil ditangkap kepolisian Tapanuli Selatan (Tapsel).
Sebelumnya viral sebuah video yang memperlihatkan aksi tak terpuji pelajar berbaju pramuka yang menendang seorang nenek di Tapsel.
Menurut Kapolres Tapsel, AKBP Imam Zamroni, SIK, MH, anggotanya berhasil mengamankan 5 orang remaja antara lain IH, ZA, VH, AR, dan RM.
Kuat dugaan pelajar yang menendang seorang nenek di pinggir jalan hingga terpelanting tersebut berinisial IH dan yang merekam berinisial ZA.
Dijelaskan Kapolres bahwa para pelajar ini adalah siswa salah satu sekolah tingkat atas di Kabupaten Tapsel. Sedangkan satu di antara mereka, yakni ASH, lulusan satu sekolah keagamaan di Tapsel.
“Untuk barang bukti yang kami amankan antara lain, dua unit Handphone milik ZA dan IH serta satu unit sepeda motor nomor polisi T 3350 BK milik RM,” ungkap Kapolres.
Sementara itu, untuk korban pihak kepolisian masih mencari keberadaannya atau pihak keluarganya.
Dalam video saat pelajar ditangkap polisi, mereka tampak hanya tertunduk lesu. Video ini pun sempat membuat Menko Polhukam memberikan reaksi.
Baca Juga: Aksi Barbar Pelajar Tendang Seorang Nenek Bikin Menko Polhukam Mahfud MD Bereaksi
Lewat akun Twitter miliknya @mohmahfudmd, Mahfud meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap para pelaku.
"Ini lagi @DivHumas_Polri --> Motornya T 3350 BK," tulis Mahfud.
Menurut salah satu netizen, para pelajar ini memang kerap buat ulah. Dalam postingan netizen, para pelajar ini bahkan sempat membawa kayu dengan tujuan sengaja memukul orang di pinggir jalan.
"iya mana keliatannya udah sering, ini kejadian lain dengan pelaku yg sama, mukul orang di pinggir jalan pake kayu. jahat bgt," tulis salah satu akun Twitter.
Berita Terkait
-
Aksi Barbar Pelajar Tendang Seorang Nenek Bikin Menko Polhukam Mahfud MD Bereaksi
-
Nenek 85 Tahun di Kebumen Tewas Tersengat Listrik
-
Ganjar Pamer Pangan Alternatif Khas Kebumen Warisan Nenek Moyang, Terbuat dari Tepung Oyek
-
Unik Banget! Nenek 56 Tahun Ini Lahirkan Cucu dari Rahimnya Sendiri, Apa Alasannya?
-
Pelaku Hipnotis Modus Jualan STB Berkeliaran di Cengkareng, Nenek Ruminah Tak Sadar Ditepuk saat Mau Berwudu
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan