SuaraBekaci.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) tentang Pemberian Kewarganegaraan Indonesia kepada dua pesepak bola Sandy Walsh dan Jordi Amat.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Menurut Menpora, Keppres sudah ditandatangani dan tinggal ambil sumpah.
"Keppres sudah ditandatangani dan tinggal proses sumpah," ujar Zainudin Amali mengutip dari Antara.
Keppres untuk Sandy bernomor 5/PWI tahun 2022, sementara untuk Jordi bernomor 6/PWI tahun 2022.
Menariknya Sandy Walsh Kamis (10/11) dinihari tadi mengantarkan KV Mechelen meraih kemenangan 5-0 atas Lokeren-Temse dalam lanjutan Piala Liga Belgia.
Sandy Walsh diturunkan oleh Steven Defour sejak menit awal pertandingan. Kenakan nomor punggung nomor 5, Sandy Walsh di-plot sebagai bek kanan.
Sandy Walsh bermain full 90 menit pada laga itu dan sukses membawa KV Mechelen menang lima gol tanpa balas.
"Setelah 0-2 kami memiliki kualitas terbaik untuk bisa memenangkan pertandingan," ucap pelatih Defour dikutip dari laman resmi KV Mechelen.
Ditegaskan oleh Defour, bahwa setelah kemenangan di tengah pekan ini, Sandy Walsh dkk akan fokus di laga akhir pekan nanti melawan Charleroi.
"Kami sekarang fokus pada hari Sabtu, karena itu tergantung pada laga nanti, apakah kami bisa pergi liburan musim dingin dengan kondisi baik," tambah Defour.
Berita Terkait
-
Heboh Jokowi Sebut 2024 Giliran Jatahnya Prabowo, Sekjen PAN: Itu Cuma Guyonan Politik
-
Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia, Pengambilan Sumpah Jordi Amat dan Sandy Walsh Mungkin via Virtual
-
Keppres Pewarganegaraan Sandy Walsh dan Jordi Amat Telah Terbit,Tinggal Penyumpahan
-
Keppres Jordi Amat dan Sandy Walsh Sudah Diteken, Peluang Bela Timnas Indonesia di Piala AFF Terbuka
-
Bekasi Termasuk Kota dengan Biaya Hidup Termahal di Indonesia, Sandy Walsh Curhat ke Media Asing
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pilkades Serentak Bekasi 2026 Diundur
-
Motor Dicuri, Driver Ojol Tak Menyangka Polisi Lakukan Hal Ini
-
Meikarta Jadi Hunian Rakyat, Lippo Group Segera Serahkan Lahan ke Negara
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan