SuaraBekaci.id - Salah satu legenda Timnas Indonesia yang saat ini menjadi pelatih Persipasi Bekasi, Tias Tano Taufik harus putar otak demi menjaga kondisi prima anak asuhnya.
Skuat Persipasi yang saat ini bermain di kompetisi Liga 3 Seri 1 Jawa Barat diliburkan, imbas kompetisi yang dihentikan sementara pasca Tragedi Kanjuruhan.
Saat kompetisi diliburkan dan para pemain pulang ke rumah masing-masing, pekerjaan rumah sebagai pelatih ialah menjaga kebugaran dan kondisi fit pemain.
Hal ini juga yang menjadi PR untuk Tias Tano Taufik sebagai pelatih Persipasi. Tias yang merupakan bagian dari timnas Indonesia saat meraih medali Emas SEA Games 1987 mengaku sudah memberi amanat untuk para pemain tetap menjaga kondisi tubuh untuk tetap prima.
"Kondisi fisik, kita kasih PR untuk tetap terjaga kondisi fisiknya," jelas Tias Tano Taufik.
Untuk sesi latihan, Tias menyebut bahwa Persipasi akan menghelatnya setelah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) selesai, karena ada lima pemain Persipasi yang mengikuti gelaran itu.
"Masih diliburkan mungkin nanti, setelah Porprov kita mulai start latihan kembali," jelasnya.
Amanat yang diberikan legenda Timnas Indonesia itu dijalankan oleh salah satu pemain Persipasi, Wisal El Burji.
Saat ini El Burji tengah berada di kampung halamannya, Sidoarjo, Jawa Timur. Ia mengaku tetap menjaga kondisi tubuhnya dengan cara menggelar latihan bersama rekan-rekannya di kampung halaman.
Baca Juga: Liga 3 Terhenti Sementara, Pelatih Persipasi Bekasi: MasyaAllah Kangen Pertandingan
"Latihan sama anak-anak daerah, sambil nunggu kompetisi jelas dari PSSI," ucapnya.
El Burji mengaku latihan bersama dengan sejumlah pemain dari Liga 2 dan Liga 3 yang saat ini juga libur.
"Sama temen-temen dari liga 2 liga 3 campur jadi satu di Sidoarjo," kata Burji.
"Iya yang timnya pada libur semua, jaga kondisi biar nanti enggak kaget," sambung kapten Persipasi tersebut.
Berita Terkait
-
Liga 3 Terhenti Sementara, Pelatih Persipasi Bekasi: MasyaAllah Kangen Pertandingan
-
Kompetisi Liga 3 Masih Terhenti, Bagaimana Nasib Pemain Persipasi Bekasi?
-
3 Pelajaran Penting Timnas Indonesia U-19 usai Bungkam Antalyaspor, Bekal untuk Piala Dunia U-20 2023
-
Dinamika PSSI Bisa Pengaruhi Persiapan Timnas Indonesia Hadapi Tiga Turnamen Penting
-
Setujui Naturalisasi Shayne Pattynama, Iwan Bule Apresiasi Kinerja DPR
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka