SuaraBekaci.id - Satu desa di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terendam banjir pada Minggu (23/10/2022). Peristiwa tersebut terjadi setelah meluapnya Sungai Cibeet dan Cidawolong akibat tidak sanggup menampung derasnya hujan pada pukul 23.40 WIB.
Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan pada Senin (24/10), jam 06.00 WIB, banjir mulai surut di beberapa lokasi terdampak.
Banjir merendam permukiman warga di Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat, menyebabkan 60 kepala keluarga (176 jiwa terdampak). Tidak ada laporan adanya pengungsian ataupun korban jiwa dari peristiwa ini.
Banjir juga merendam berbagai bangunan, seperti 50 unit rumah warga, 1 unit musala dan satu fasilitas pendidikan terendam denga ketinggian muka air bervariasi antara 20 hingga 60 sentimeter.
Guna melakukan penanganan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karawang berserta aparat terkait menuju lokasi untuk melakukaan pendataan dan berkoordinasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprakirakan akan terjadi potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada waktu antara siang/sore hingga malam hari di sebagian wilayah di Kabupaten Karawang dan sebagian wilayah di Jawa Barat pada Selasa (25/10) dan Rabu (26/10).
Kepala BNPB Suharyanto mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan khususnya yang berada di wilayah rawan bencana, seperti masyarakat yang tinggal di sekitar daerah aliras sungai.
"Masyarakat di sekitar lereng dan dataran rendah, jika terjadi hujan lebih dari satu jam, kemudian jarak pandang 50 meter tidak terlihat, segera keluar rumah, tinggalkan tempat dan cari lokasi aman dan lebih tinggi," ucap Suharyanto saat memimpin Rapat Koordinasi Antisipasi Cuaca Ekstrem beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Lokasi SIM Keliling Karawang Selasa 25 Oktober 2022 Ada Disini
Tag
Berita Terkait
-
Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober
-
Tragis! Afghanistan Tersingkir dari Asian Games 2026 Tanpa Bertanding karena Lapangan Banjir
-
Mantan Pekerja Asbes Laporkan Dugaan Penyakit Akibat Kerja ke Pengawas Ketenagakerjaan Karawang
-
WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok
-
Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Aksi Ekstrem Jambret Pakai Kawasaki Ninja, Rampas HP Pakai Dua Tangan
-
BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata
-
BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026