SuaraBekaci.id - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengevakuasi warga untuk mencegah potensi terdampak longsor Sungai Cipamingkis di Kampung Cigoong RT 03 RW 01, Desa Sirnajati Kecamatan Cibarusah.
"Penghuni rumah dievakuasi ke lokasi aman untuk mencegah terdampak longsor susulan saat air Sungai Cipamingkis naik. Ini mitigasi jangka pendek, fokus prioritas kami," kata Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan di Cikarang, Kamis (20/10/2022).
Dia mengatakan proses evakuasi juga dilakukan terhadap aset-aset warga yang tinggal di wilayah terancam longsor tersebut dengan mencari lokasi alternatif perlindungan sementara.
Pihaknya telah menginstruksikan jajaran perangkat desa dan kecamatan untuk mencarikan tempat perlindungan sementara bagi warga berpotensi terdampak longsor Sungai Cipamingkis.
"Rumah warga yang rusak nanti dibangun kembali melalui Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Saya sudah meminta camat untuk mencari lahan," ujarnya.
Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS Citarum untuk mitigasi jangka menengah sekaligus upaya pencegahan longsor di lokasi tersebut.
"Dalam satu atau dua hari ke depan pihak BBWS akan meninjau lokasi. Kita juga akan rapatkan bersama untuk upaya penguatan tebing Sungai Cipamingkis," katanya.
Camat Cibarusah Muhamad Kurnaepi mengaku sejumlah warga kini berada dalam zona tidak aman menyusul jarak bibir bantaran sungai dengan pemukiman hanya beberapa meter saja akibat kejadian longsor beberapa hari lalu.
"Kami meninjau beberapa rumah yang kondisinya kritis karena sudah sangat dekat dengan tebing. Dikhawatirkan ini akan terus semakin parah karena air terus mengikis tanah yang menjadi bantaran sungai," tuturnya.
Pihaknya bersama warga juga sudah mulai membongkar sejumlah bangunan rumah untuk dipindahkan ke lokasi yang relatif lebih aman mengingat kondisi cuaca di musim hujan ini berpotensi menaikkan debit air sungai hingga ada ancaman longsor susulan.
"Kami mengimbau warga tetap waspada dan berhati-hati dengan curah hujan yang tinggi," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?