Colombijn kemudian mengkritisi pernyataan soal mengapa gas air mata itu ditembakan yakni adanya suporter yang turun ke lapangan. Bagi Colombijn, apa yang disampaikan tersebut hanya menimbulkan agresi lebih besar di kalangan masyarakat.
"Mereka benar-benar berkata, 'jika orang-orang itu tidak mendengarkan kita, tidak mengikuti aturan, maka kita harus campur tangan'. Siapapun yang berbicara seperti itu kepada warganya hanya timbulkan provokasi,"
"Setelah itu polisi kemudian mengkonfirmasi reputasinya dengan menabrak orang," jelas Colombijn.
Pernyataan dari profesor asal Belanda ini kemudian diamini oleh Zen RS, jurnalis Narasi. Zen mengatakan bahwa kekerasan sudah mengakar di masyarakat Indonesia.
"Jika Anda menyelidiki sedikit lebih dalam ke sejarah kami, Anda akan melihat betapa banyak kekerasan yang terjadi di masyarakat," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Terjawab Kapan Jadwal BRI Liga 1 Kembali Akan Dirilis, Hasil Pertemuan 18 Klub dan PT LIB
-
Sosok-Sosok di Balik 'Selamatnya' Indonesia dari Sanksi FIFA
-
TGIPF: Stadion Kanjuruhan Malang Tidak Layak Untuk Pertandingan Berisiko Tinggi
-
Thailand Berduka, 37 Orang Meninggal Ditembak oleh Mantan Polisi di Sebuah Rumah Penitipan Anak
-
Hasil Sementara Investigasi TGIPF: Stadion Kanjuruhan Tak Layak Dipakai Pertandingan High Risk Match
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya