SuaraBekaci.id - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers di Kota Malang Kamis (6/10) beberkan kronologis tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 yang menewaskan 131 orang dan 440 orang mengalami luka ringan dan 29 orang luka berat.
Menurut Kapolri, panpel pertandingan Arema vs Persebaya pada 12 September 2022 mengirimkan surat epada Polres Malang terkait laga yang dimulai pukul 20.00 WIB itu.
Surat itu kemudian menurut Kapolri ditanggapi secara resmi oleh Polres Malang dengan menyarankan mengubah jadwal pelaksana pertandingan menjadi pukul 15:30 WIB.
Akan tetapi saran dari Polres Malang tersebut ditolak oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) dengan alasan jika waktu pertandingan digeser, maka akan ada sejumlah konsekuensi yang harus ditanggung seperti adanya pembayaran ganti rugi.
Selanjutnya, Polres Malang melakukan persiapan dengan melaksanakan rapat koordinasi dan menambah personel yang akan bertugas pada laga antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dari sebelumnya 1.073 personel menjadi 2.034 personel.
"Kemudian, dalam rakor tersebut juga disepakati khusus untuk suporter yang hadir hanya dari Aremania," ujarnya mengutip dari Antara.
Pada hari H pertandingan, kondisi di Stadion Kanjuruhan awalnya berlangsung normal. Keadaan kemudian berubah di akhir pertandingan, tim tuan rumah kalah 2-3 dari Persebaya.
Dari penjelasan Kapolri, sejumlah penonton masuk ke lapangan dan personel kepolisian kemudian melakukan pengamanan khususnya kepada ofisial dan pemain Persebaya Surabaya dengan menggunakan empat unit kendaraan taktis barakuda.
"Proses evakuasi berjalan cukup lama, hampir satu jam, karena sempat terjadi kendala dan hambatan karena memang terjadi penghadangan. Namun demikian semua bisa berjalan lancar dan evakuasi saat itu dipimpin Kapolres Malang," ucapnya Kapolri.
Baca Juga: Dirut LIB Resmi Tersangka, Ini Tanggapan Ketua Umum PSSI
Tembakan Gas Air Mata ke Arah Tribun Penonton
Kondisi semakin tak terkendali menurut Kapolri karena semakin banyak penonton yang turun ke lapangan sehingga, akhirnya kemudian anggota yang bertugas mulai melakukan kegiatan penggunaan kekuatan.
"Seperti yang kita lihat, ada yang menggunakan tameng, termasuk pada saat mengamankan kiper Arema FC Adilson Maringa," ujarnya.
Di situasi itu, menurut Kapolri, beberapa personel menembakkan gas air mata. Tembakan itu, mengakibatkan para penonton, terutama yang ada di tribun kemudian panik dan berusaha meninggalkan arena.
Dari hasil investigasi, belasan tembakan gas air mata jatuh ke arah yang berbeda-beda. Delapan di antaranya tepat mengarah ke tribun penonton. Kondisi yang membuat panik dan timbulkan malapetak setelahnya.
"Tembakan ke arah tribun selatan tujuh, tembakan ke tribun utara satu, dan ke lapangan tiga tembakan," ucapnya Kapolri.
Tag
Berita Terkait
-
Dirut LIB Resmi Tersangka, Ini Tanggapan Ketua Umum PSSI
-
Ucapan Duka Eks Pelatih Arema Milan Petrovic untuk Korban Kanjuruhan: Ini Tragedi Besar!
-
Kapolri Tetapkan Tersangka di Tragedi Kanjuruhan Malang, Diduga Sosok Inilah Beri Perintah Lepas Gas Air Mata
-
Polri Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan
-
Ini Dua Polisi Yang Perintahkan Tembak Gas Air Mata ke Suporter Arema di Stadion Kanjuruhan
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Ini Strategi Polres Bekasi Tekan Angka Pencurian Rumah Kosong saat Lebaran
-
STOP! Jangan Biarkan Anak Anda Duduk Begini Saat Mudik
-
Waspada Heat Stroke! Cek 3 Tips Penting Dokter Agar Mudik Aman
-
Kapan Waktu Terbaik Balik Lebaran Agar Perjalanan Lancar Jaya?
-
Fasilitas Lengkap Posko Mudik Bekasi: Istirahat Aman, Cek Kesehatan Gratis, hingga Bengkel