SuaraBekaci.id - Pasca tragedi Kanjuruhan di laga Arema vs Persebaya pada 1 Oktober 2022 yang tewaskan 131 orang dan raturan orang lainnya luka-luka muncul tuntutan untuk adanya revolusi di tubuh PSSI.
Salah satu Koordinator Curva Nord Bekasi, Dika, menyinggung organisasi yang bertanggung jawab mengelola sepak bola Indonesia atau Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk dilakukan revolusi
"Revolusi pssi bila tidak ada pembenahan," ucap Dika saat dibungi SuaraBekaci.
Dirinya menyebut bila PSSI tidak serius menangani Tragedi Kanjuruhan, elemen suporter seluruh Indonesia mendesak ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule untuk mundur dari jabatanya.
"Bila kasus ini tidak transparan di usut pastinya ada (desakan)," tambah Dika.
Dika juga menganggap Iwann Bule sudah gagal dalam menjalankan sepak bola di Indonesia.
"Karena dengan terjadinya tragedi kemanusian di sepak bola berarti kepemimpinan Iwan Bule itu gagal total," ucapnya.
Dika juga menyinggung terkait spanduk yang ditujukan kepada Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan jelang laga FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Curacao, Sabtu (24/9/2022) pukul 20.00 WIB.
Spanduk bertuliskan "Maju Terus Timnas Indonesia" yang diikuti kalimat "Hatur Nuhun Iwan Bule" di bawahnya itu dibentangkan di salah satu sudut tribun Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Dirinya menganggap banyak peraturan yang sering dianggap sepele oleh PSSI, seperti penggunaan gas air mata yang jelas-jelas sudah di larang oleh Federation Internationale Football Association (FIFA).
Baca Juga: Supporter Bayern Munich Lakukan Aksi Solidaritas : Lebih dari 100 Orang Dibunuh Oleh Polisi
"Banyak hal-hal yang tidak sesuai program terus sudah tercium bau-bau politik," ucap Dika.
"Udah dia dicalonkan sebagai Gubernur jadi udah tidak layak lah ketua umum PSSI," sambung Dika.
Salah satu suporter Indonesia, Yessy juga menyebut penempatan spanduk pada laga Timnas Indonesia yang ditujukan untuk Iwan Bule sangat tidak pas.
"Menurut saya kurang pas aja sih penempatan spanduk ketua pssi di pertandingan Indonesia," ucap Yessy.
Dirinya menyarankan agar penempatan spanduk tersebut berisikan kata-kata penyemangat untuk para pemain tim Nasional Indonesia.
"Lebih baik itu spanduk skuat timnas kita yang lagi bertanding gitu atau kalimat penyemangat buat para pemain kita gitusih kak," tuturnya.
Berita Terkait
-
Supporter Bayern Munich Lakukan Aksi Solidaritas : Lebih dari 100 Orang Dibunuh Oleh Polisi
-
Iwan Bule Dituntut Mundur dari Jabatannya Sebagai Ketua Umum PSSI Imbas Tragedi Kanjuruhan
-
MIRIS! Ditengah Duka Pasca Tragedi Kanjuruhan, Polri Malah Gelar Lomba Artikel Polisi Humanis
-
Evaluasi Tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi: Audit Total Semua Stadion Sepak Bola di Indonesia!
-
Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Jatim Punya Dua Pilihan: Dicopot atau Sukarela Mundur
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Bekasi Salurkan 2,78 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
-
Bisnis Merchant Tumbuh, Transaksi QRIS Meningkat Berkat Transformasi Digital BRI
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Pre Order Samsung Galaxy Z Fold 8 di Blibli Tanggal 22 Juli hingga 13 Agustus, Cek Promo & Harganya!
-
Hari Anak Nasional 2026: BRI Peduli Ini Sekolahku Berikan Inspirasi Siswa Dalam Meraih Cita-cita