SuaraBekaci.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Bekasi, Jawa Barat menyebabkan sejumlah titik tergenang banjir, Selasa (4/10/2022).
Informasi itu didapat dari unggahan akun instagram, yang memperlihatkan kondisi banjir di Bekasi.
Mengutip dari instagram @infobekasi, hujan deras yang terjadi pukul 17.00 WIB itu menyebabkan banjir di beberapa titik bekasi, seperti Galaxy, Rawalumbu, Jatiwaringin, Jaka Mulya, Pekayon.
"Pukul 17.00, hujan deras mengakibatkan banjir dibeberapa titik di Bekasi, Galaxy, Rawalumbu, Jatiwaringin, Jaka Mulya, Pekayon," tulisnya dikutip Suarabekaci, Rabu (5/10/2022).
Mengutip dari Antara, Bendung Empang Kota Bogor, Jawa Barat mengalami peningkatan tinggi muka air (TMA) aliran Sungai Cisadane hingga mencapai 110 atau mencapai level Siaga 3 banjir di wilayah Tangerang, Banten dan sekitarnya pada Selasa (4/10).
Menurut laporan yang disampaikan Kepala Bendung Katulampa Andi Sudirman sebagai koneksi Bendung Empang, mengatakan tinggi muka air kelebihan 20 cm dari batas normal 90 cm akibat hujan ringan hingga deras terjadi di wilayah Bogor sejak siang hari.
"Sejak siang sudah hujan. Bendung Katulampa untuk aliran Sungai Ciliwung aman, tapi Bendung Empang aliran Cisadane naik. Warga di bantaran Sungai Cisadane perlu mewaspadai banjir," katanya.
Bendung Empang aliran Sungai Cisadane di Kota Bogor, terletak di Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan. Sungai sepanjang Cisadane memiliki panjang 126 kilometer juga memiliki pos pemantau banjir di Batubelah, Ciampea, Kabupaten Bogor dan bermuara di Bendung 10 Tangerang.
Menurut prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini cuaca ekstrem Jabodetabek hujan dengan intensitas lebat disertai petir dan angin kencang terjadi mulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.30 WIB.
Baca Juga: Waspada 5 Penyakit yang Kerap Timbul saat Musim Hujan dan Banjir
Namun demikian, kata Andi, aliran Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa yang biasa menyumbang banjir Jakarta masih dalam kondisi normal di bawah 50 cm.
Terpantau tinggi muka air pada pukul 16.00 WIB meningkat tetapi tidak signifikan dari 20 cm pada siang hari menjadi 40 cm pada sore hari.
Namun, kata Andi, kawasan Puncak Cisarua, Kabupaten Bogot masih diguyur hujan deras sehingga kemungkinan naik masih ada.
Oleh karena itu, warga Jakarta di sekitar bantaran kali Ciliwung diimbau tetap waspada banjir karena debit air bisa saja meningkat pada petang atau malam hari. Begitupun warga Tangerang yang kini sudah siaga 3 banjir.
"Jadi warga Jabodetabek tetap harus waspada banjir. Hujan masih berlangsung hampir merata di Bogor dan sekitarnya," kata Andi.
Tag
Berita Terkait
-
Waspada 5 Penyakit yang Kerap Timbul saat Musim Hujan dan Banjir
-
Banjir Kemang Ketinggian Air Rata-rata Sekitar 50 Centimeter
-
Bima Arya Bakal Buat Aturan Kendaraan Listrik Bebas Biaya Parkir di Bogor
-
1.252 Rumah di Kota Tangerang Selatan Dikepung Banjir
-
Perumahan Pondok Karya di Mampang Prapatan Kebanjiran Hingga 1,5 Meter
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74