SuaraBekaci.id - PT Jasa Marga (Persero) melanjutkan pekerjaan perbaikan Jalan Tol Jakarta-Cikampek untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan serta pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) badan usaha jalan tol.
"Tiga pekerjaan rekonstruksi rigid dan perbaikan dua jembatan di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek," kata Operation and Maintenance Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol Nouval M Rizky di Cikarang, Sabtu (1/10/2022).
Dia menjelaskan pekerjaan rekonstruksi dilakukan di Off Ramp Cikarang Utara Kilometer (KM) 00+095 sampai KM 00+139 arah Cikampek lajur 2 dengan panjang penanganan 80 meter mulai Jumat (30/9/2022) pukul 20.00 WIB hingga Senin (3/10/2022) pukul 16.00 WIB.
Saat bersamaan dilakukan rekonstruksi pada Off Ramp Cikarang Utara KM 01+592 sampai KM 01+637 arah Cikampek lajur 1 sepanjang 45 meter dengan target selesai Senin (3/10/2022) pukul 16.00 WIB.
Kemudian, di KM 34+586 sampai KM 35+070 arah Cikampek lajur 1 dengan panjang penanganan 101 meter yang akan dilaksanakan pada Sabtu (1/10/2022) pukul 10.00 WIB hingga Jumat (7/10/2022) pukul 08.00 WIB.
Sementara pekerjaan perbaikan jembatan dilakukan pada KM 41+039 arah Cikampek lajur 1 dengan panjang penanganan 12 meter yang dilaksanakan pada Sabtu (1/10/2022) pukul 01.00 WIB hingga Jumat (7/10/2022) pukul 16.00 WIB.
Terakhir, jembatan KM 14+190 arah Jakarta lajur 2 dengan panjang penanganan 130 meter yang akan dilaksanakan pada hari Senin (3/10/2022) pukul 09.00 WIB hingga Minggu (9/10/2022) pukul 09.00 WIB.
"Tidak ada penutupan akibat pekerjaan ini. Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta maupun Cikampek beroperasi normal," katanya.
Pihaknya menyiapkan mitigasi risiko di antaranya pengalihan arus lalu lintas terdampak sebelum area kerja, mempersempit area kerja, persiapan lawan arah apabila kondisi lalu lintas kendaraan padat, serta berkoordinasi dengan Patroli Jalan Raya (PJR) dan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO).
Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi rencana pekerjaan dengan memasang media luar ruang berupa spanduk imbauan pekerjaan dan variable message sign di kedua arah Tol Jakarta-Cikampek guna memastikan informasi ini diterima dengan baik oleh pengguna jalan.
Jasamarga Transjawa Tol memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat adanya pekerjaan dimaksud sekaligus mengimbau pengguna jalan mengantisipasi perjalanan dengan memastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, serta mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan.
"Selalu patuhi protokol kesehatan dan persyaratan perjalanan sesuai aturan Pemerintah serta berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan," kata Nouval. [Antara]
Berita Terkait
-
Tol Cikampek Jadi 'Neraka' Libur Panjang, Jasa Marga Buka Jalur Contraflow Sampai KM 65
-
LPCK Mulai Garap Hunian Murah di Kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis
-
Banjir Rendam Tol Bandara Soetta, Lalu Lintas Macet 1,5 Kilometer
-
Perlancar Distribusi Bantuan, Kementerian PU Buka Fungsional Tol SigliBanda Aceh 24 Jam
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Terus Dukung Desa Berdaya dan Mandiri, BRI Raih Apresiasi dalam Peringatan Hari Desa Nasional 2026
-
5 Fakta Cap Tangan di Pulau Muna: Seni Cadas Tertua yang Mengubah Sejarah Dunia
-
Karung Pasir dan Bronjong Jadi Tameng Sementara Warga Bekasi
-
Ini Penyebab Penyakit Campak di DKI Jakarta Belum Hilang
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia