SuaraBekaci.id - Perkara pencurian sebuah telepon genggam dan tujuh buah celana dalam yang sebelumnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lamongan, Jawa Timur, sekarang dihentikan.
Kejaksaan Negeri Lamongan menghentikan perkara dengan pendekatan restorative justice pada Kamis (22/9/2022).
Pencurian dilakukan oleh Suedi Lukito terhadap mantan istrinya, Nur Azizah binti Sukono, asal Desa Simbatan, Lamongan, pada Minggu (10/7/2022), sekitar jam 07.30 WIB.
Suedi mengaku awalnya dia hanya ingin mengambil ijazahnya yang masih disimpan di rumah mantan istri, tetapi tidak berhasil menemukan.
Suedi menyebut bahwa dirinya masih sakit hati kepada Nur Azizah yang telah menggugat cerai, padahal Suedi mengaku masih sayang.
Dari rumah mantan istri, Suedi kemudian mengambil sebuah ponsel merek Samsung A52 warna hitam dan tujuh celana dalam.
Belakangan, barang-barang hasil curian itu disimpan untuk sementara di kandang bebek.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke kepolisian resor Lamongan dan dia dijerat dengan Pasal 362 KUHP. Perkara tersebut selanjutnya dilimpahkan ke kejaksaan.
Kasus dihentikan
Baca Juga: Sungguh Menyedihkan, Pria Curi Celana Dalam Wanita yang Lagi Dijemur
Kini, Suedi dapat bernapas lega karena kejaksaan menghentikan proses hukum kasus itu dengan pendekatan restorative justice.
Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Lamongan Agung Rokhaniawan, hari ini, berkata “setelah melalui pendekatan RJ, perkara ini sampai pada kesimpulan diterbitkannya Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan.
Agung menyebut perkara yang menjerat Suedi tersebut merupakan tindak pidana umum.
Penghentian penuntutan -- dengan mempertimbangkan respons dan nilai-nilai keadilan dalam masyarakat -- merupakan yang pertama kalinya dilakukan oleh Kejari Lamongan.
Agung menjelaskan penghentian perkara dimulai dari profiling melalui tokoh masyarakat dan korban (mantan istri tersangka), yang kemudian dilanjutkan oleh jaksa selaku fasilitator untuk memediasi perdamaian antara pihak tersangka dan pihak korban.
“Nah, hasil kesepakatan antara Suedi dan mantan istrinya tersebut kemudian diajukan persetujuan kepada pimpinan Kejaksaan Tinggi Jatim sampai ke Jaksa Agung Muda Pidana Umum,” kata Agung dalam laporan Beritajatim.
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Kronologi Ibu di Pondok Pinang Ditarik hingga Pakaian Dalam Putus
-
Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Ternyata Jadi Sarang Judi Online, 11 Orang Diseret
-
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Ada Apa?
-
Aktif Jemput Bola Transaksi Warga, Kiprah BRILink Agen Ria Irawan Topang Roda Ekonomi
-
30 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan Kerja di Subang, Cek Syaratnya!