SuaraBekaci.id - Viral video aksi pemalakan yang dilakukan gerombolan preman kampung kepada prajurit TNI AL di di Kampung Buni Bhakti, Babelan, Kabupaten Bekasi.
Dalam video yang diunggah, istri dari prajurit tersebut menjelaskan kronologis para preman mencoba memalak mereka.
Para preman dalam caption meminta korban untuk dikasih uang sebesar Rp 10.000. "Om minta duit 10rb kalo mau lewat sini om," tulis caption pada video tersebut.
Si prajurit TNI AL lalu itu lalu menjawabnya, "Kamu mau duit ini saya kasih (padahal mah di tunjukin alat tempur dia).
Dari keterangan video juga disebutkan bahwa prajurit TNI AL itu lalu turun dari mobil bersama rekannya. Namun karena mereka tak memakai pakaian dinas, para preman ini tetap mencoba untuk memalak.
"Pas tau suami dan teman anggota mereka minta-minta maaf sampai cium tangan gto," tulis caption video tersebut.
Terbaru, para gerombolan preman ini kemudian meminta maaf atas aksi pemalakannya tersebut. Namun ada yang membuat publik terpingkal-pingkal saat salah satu preman meminta maaf atas aksinya tersebut.
Salah satu preman bernama Hasan Basri dalam video yang diunggah akun Bekasi24jam--jaringan Suara.com, mengatakan meminta maaf kepada bapak TNI seluruh dunia.
“Saya Hasan Basri meminta maaf kepada bapak TNI seluruh dunia terutama Pak Syaiful dan Pak Wiwiro. Saya mohon maaf sekali lagi dan saya tidak akan mengulangi lagi,” kata Hasan tertunduk lesu di Polsek Babelan.
“Kalau saya mengulangi lagi saya akan bertanggung jawab atas perbuatan saya kepada jalur hukum. Terima kasih dan teman-teman saya juga Pak Nganim, Pak Iwan, Pak Mul juga pada minta mohon maaf kepada bapak TNI seluruh dunia, tambahnya.
Sontak saja video permintaan maaf dari Hasan Basri dkk ini membuat publik banyak memberikan komentar terbahak-bahak.
"Buset seluruh dunia," tulis salah satu netizen. "TNI mendunia," sambung akun lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Aksi Pemalakan Preman Kampung di Bekasi kepada Prajurit TNI AL, Publik: Salah Pilih Target
-
Suami Merantau ke Malaysia, Istri di Madura Diculik Preman Kampung Dibawa Lari ke Kalimantan
-
Kenakan Peci, Firli Saputra Si Preman Kampung Ungkap Pengakuan Memperkosa Bocah SD di Bandung Barat
-
Tak Berkutik, Dua Remaja Preman Kampung Pelaku Begal di Situbondo Dibekuk Polisi
-
Mabuk, Dua Preman Kampung di Banyuwangi Tantang Duel Polisi Sambil Acungkan Celurit, Begini Endingnya
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Cara Mengelola THR agar Lebaran Tidak Berujung Pusing
-
BRI Dukung Asta Cita dan Program 3 Juta Rumah, Target 60 Ribu Unit
-
98 Mal Jakarta Gelar Promo Spesial di Tahun Baru Imlek
-
Kabel Lampu Jalan Jadi Sasaran Komplotan Pencuri di Bekasi
-
Rahasia Pakar Kuliner: Kenapa Makanan Imlek Punya Simbol Damai dan Kekayaan?