SuaraBekaci.id - Viral video yang menunjukkan aksi tak pantas dilakukan oleh perwira polisi menengah, Kombes Setyo Koes Heriyanto kepada mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikak harga bahan bakar minyak (BBM) di depan Patung Kuda, Jakarta Selatan, Kamis 15 September 2022.
Dari video yang diunggah kanal Youtube Suara.com, perwira menengah yang menjadi Wakapolres Jakarta Pusat itu memaki dengan kata binatang ke arah mahasiswa.
Dalam video yang beredar tersebut, makian itu diteriakkan Kombes Setyo saat terjadi negosiasi antara pihak kepolisian dengan mahasiswa.
Mengutip dari laporan Suara.com, mahasiswa meminta saat itu meminta meringsek maju ke arah Istana Negara. Mahasiswa ingin bertemu Presiden Jokowi untuk membahas masalah kenaikan harga BBM.
Tersiar kabar saat itu, Presiden Jokowi tengah berada di Papua. Untuk memastikan kebenaran informasi itu, mahasiswa ingin mendatangi Istana Negara.
Kombes Setyo mencoba untuk meredam keinginan mahasiswa. Setyo lalu menyebut bahwa Staf Khusus KSP, Abraham Wirotomo yang akan menemui mahasiswa.
Dari sini kemudian tensi meningkat. Mahasiswa kemudian mengatakan 5 menit kepada Kombes Setyo. Mendapat jawaban itu, Kombes Setyo kemudian menghardik mahasiswa dan menyebut mereka tak punya adab.
"Mundur..mundur.." teriak Kombes Setyo beberapa kali pada video viral tersebut.
Tak hanya menyebut mahasiswa tak mempunyai adab, Setyo juga lantas mengeluarkan kata makian kepada mahasiswa.
Baca Juga: Polisi Kombes Setyo Hardik Pendemo Jokowi Pakai Kata Binatang, BEM SI: Kita Tidak Mau Seperti Mereka
Umpatan makian binatang itu sempat membuat mahasiswa terpancing. Namun emosi mahasiswa berhasil diredakan.
Emosi Kombes Setyo kepada para mahasiswa yang berdemo menolak kenaikan BBM ini membuat publi berang. Sejumlah warganet geram dengan makian dari Kombes Setyo kepada mahasiswa.
"Kepercayaan rakyat kepada kepolisian sdh berada di titik terendah," tulis salah satu netizen.
"Banyak sekali oknum polisi di negara ini yg tidak beretika,mengumbar kata2 kotor,memperjualbelikan hukum,tidak profesional & tidak berintegritas.ini disebabkan saat seleksinya syarat KKN.Sehingga menghasilkan penegak hukum yg tidak berkualitas,tidak profesional,tidak humanis & akan menghancurkan NKRI," tambah akun lainnya.
"Ketika Anda kehabisan argumentasi dan nalar maka yang keluar dari mulut Anda adalah gambaran isi kepala Anda yang terbatas. Respect bapak oknum yang membuat nama kepolisian makin "bagus," sambung akun lainnya.
"Polisi tetap tidak akan mau kalah kalau ngomong sama mahasiswa. Jangan mau ngomong sama polisi mereka sudah didik untuk tidak mau kalah bicara terhadap siapa saja . Hajar terus menerus sampai cita cita tercapai hidup mahasiswa dan mahasiswi juga rakyat Indonesia yang pintar dan cerdas," tambah akun lainnya.
Berita Terkait
-
Polisi Kombes Setyo Hardik Pendemo Jokowi Pakai Kata Binatang, BEM SI: Kita Tidak Mau Seperti Mereka
-
Video Viral Siswa SMA Joget-joget dan Pamer Barang Mewah, Sosok Gadis Bercadar Tetap Asik Baca Alquran Disorot
-
Heboh Penjual Es Diduga Bjorka, Kini Beredar Isu Kemunculan si Hacker Sudah Dibocorkan Sejak Agustus
-
Cara Mudah Download Video YouTube
-
Viral Sekolompok Siswa SMA Asik Joget dan Pamer Barang Mewah, Sosok Gadis Bercadar Jadi Sorotan
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Aksi Ekstrem Jambret Pakai Kawasaki Ninja, Rampas HP Pakai Dua Tangan
-
BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata
-
BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026