SuaraBekaci.id - Masyarakat Kota Bekasi dibuat heboh dengan video viral yang memperlihatkan pria dan wanita dalam ruang karaoke tampak asyik bernyanyi menggunakan seragam SMA dan Pramuka.
Sejumlah caption terkait viralnya video ini juga disebutkan bahwa diduga mereka adalah para Tenaga Kontrak Kerja (TKK) DPRD Kota Bekasi dan Lurah serta pihak lainnya.
“Dari rekaman tersebut ada beberapa TKK DPRD Kota Bekasi dan Lurah dan lainnya”, ujar narasumber yang enggan di sebut namanya.
Terkait itu, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyebut bahwa lurah yang ada di video viral tersebut adalah lurah Jatirangga, AA.
AA pada hari ini, Senin 12 September 2022 telah dimintai keterangan oleh BKPSDM Kota Bekasi.
Berdasarkan keterangan dari Lurah Jatirangga, membenarkan kehadirannya di acara tersebut bersama istri atas undangan dari salah satu staf di Sekretariat DPRD Kota Bekasi.
"Atas kejadian tersebut Lurah Jatirangga (AA) menyampaikan permohonan maaf kepada Kepala Daerah Kota Bekasi, Pimpinan DPRD, Masyarakat Kota Bekasi dan Dunia Pendidikan," tulis pernyataan tertulis Pemkot BEkasi.
Lebih lanjut, terhadap Lurah Jati Rangga dan staf Sekretariat DPRD ini, dilakukan pembinaan dan sanksi secara langsung oleh Camat Jatisampurna dan Sekretaris DPRD.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bekasi Reny Hendrawati selaku pimpinan Apel juga menghimbau seluruh ASN dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi agar menjaga sikap dan perilaku serta etika bermedia sosial sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penjelasan DPRD Kota Bekasi
Pihak DPRD Kota Bekasi dalam rilis tertulis membenarkan bahwa yang ada dalam video tersebut merupakan pegawai dan TKK di sekretariat DPRD.
"Bahwa benar yang ada dalam video tersebut merupakan pegawai dan TKK di sekretariat DPRD berdasarkan klarifikasi dari yang bersangkutan dan telah kami mintai keterangan terkait kejadian tersebut,"
Terkait seragam SMA yang digunakan menurut penjelasan pihak DPRD Kota Bekasi bahwa itu merupakan dress code untuk acara ulang tahun.
"Bahwa kegiatan tersebut merupakan acara ulang tahun salah satu staf sekretariat DPRD. Dengan menggunakan dress code seragam SMA yang berlokasi di salah satu tempat karaoke keluarga,"
Soal mengapa menggunakan dress-code seragam SMA disebutkan bahwa hal itu semata-mata hanya untuk mengenang masa sekolah dan mengikuti trend yang menggunakan dress code seragam sekolah saat merayakan ulang Tahun.
Tag
Berita Terkait
-
Update Kasus Viral Sejumlah Orang Asyik Karaoke Pakai Seragam SMA, DPRD Kota Bekasi: Itu Acara Keluarga dan Privat
-
Terpopuler: Viral Wanita Berseragam SMA di Tempat Karaoke Kota Bekasi, Najwa Shihab Kasih Sindiran Pedas kepada PSSI
-
Terpopuler: Viral Wanita Berseragam SMA di Tempat Karaoke Bekasi, Hacker Bjorka Diminta Bongkar Kasus Munir
-
Viral Wanita Berseragam SMA di Tempat Karaoke Kota Bekasi: Acara Ulang Tahun Pegawai Honorer DPRD
-
Heboh Video Diduga Pegawai Honorer DPRD dan Lurah di Bekasi Asyik Joget di Ruang Karaoke Pakai Seragam SMA
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol
-
Era Gratis Biskita Trans Wibawa Mukti Bekasi Berakhir, Berapa Biayanya?
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar