SuaraBekaci.id - Publik dibuat heboh dengan sepak terjang hacker Bjorka yang membocorkan sejumlah data penting, seperti dokumen Badan Intelejen Negara (BIN) dan terbaru data pribadi dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate.
Akun Bjorka melalui situs Breach Forum juga mengklaim telah membagikan dua juta data sampel data registrasi kartu SIM secara gratis.
Dikutip dari unggahan akun Twitter @txtdrpemerintah, dokumen BIN yang merupakan rahasia untuk Presiden berhasil dibobol oleh akun Bjorka.
Dalam unggahan akun Twitter tersebut, terlihat tangkapan layar dokumen BIN yang menampilkan logo Presiden Republik Indonesia.
Unggahan ini pun mendapat respon beragam dari netizen di kolom komentar. Bahkan ada netizen yang meminta Bjorka untuk membongkar dokumen soal dalang pembunuhan kasus Munir.
"besok besok bjorka bocorin dalang pembunuh munir," tulis salah satu netizen.
Terkait hal ini, mengutip dari Suara.com, Juru bicara BIN Wawan Hari Purwanto membantah kebenaran dokumen yang dibocorkan tersebut.
Menurutnya sampai saat ini data BIN aman terkendali. Sebelumnya, publik juga dihebohkan dengan dugaan bocornya data pribadi milik Menkominfo Johnny G Plate.
Informasi yang diduga milik Johnny G Plate tersebut diunggah oleh akun Twitter @darktracer_int.
Baca Juga: Tegas! Kepala Sekretariat Presiden Bantah Klaim Hacker Bjorka Soal Data Presiden Jokowi
"Bad actor "Bjorka" leaked personally identifiable information of Indonesia's Minister of Communications and Information Technology (Kominfo) and mocked him," tulis caption dalam unggahan tersebut.
Dari foto tangkapan layar tweet tersebut, terlihat informasi yang diduga milik Johnny G Plate.
Terlihat di foto tangkapan layar itu nama dari Johnny G Plate beserta gelar sarjana yang ia miliki. Namun di beberapa informasi pribadi tampak disensor seperti alamat rumah dan nomor induk kependudukan (NIK).
Sebelumnya beredar kabar melalui media sosial, pada Rabu (31/8) pekan lalu, sebanyak 1,3 miliar data pendaftaran kartu SIM telepon Indonesia bocor. Data yang berisi NIK, nomor telepon, operator seluler yang digunakan, dan tanggal registrasi itu dijual di situs Breach Forum seharga 50 ribu dolar AS oleh pengguna bernama Bjorka.
Menurut Direktur Jendral Aplikasi dan Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapa, pelaku dugaan kebocoran data kartu SIM saat ini belum diketahui dari mana masuknya, apakah dari luar negeri atau dalam negeri. Menurutnya, hal tersebut diinvestigasi lebih lanjut oleh Cyber Crime Polri.
Terkait masalah kebocoran data, Semuel juga menggarisbawahi perlunya perbaikan regulasi yang lebih mumpuni dalam hal pengelolaan data, seperti mendorong Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) yang diharapkan selesai pada tahun ini.
Tag
Berita Terkait
-
Tegas! Kepala Sekretariat Presiden Bantah Klaim Hacker Bjorka Soal Data Presiden Jokowi
-
Data Pribadi Johnny G Plate Dibocorkan Bjorka saat Ultah: Johnny Johnny Yes Papa...
-
Dibocorkan Hacker Bjorka, Begini Contoh Surat Rahasia BIN untuk Presiden yang Diperjualbelikan
-
Terus Perkuat Keamanan Siber dan Data, BIN : Kami Lakukan Patroli Siber 24 Jam
-
Hacker Bjorka Kembali Beraksi dengan Meretas Data Presiden Jokowi kemudian Menjualnya
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi