SuaraBekaci.id - Viral lagi seorang emak-emak yang tertangkap tangan mencuri sejumlah barang di minimarket, Alfamart. Aksi pencurian emak-emak tersebut terjadi di Alfamart Sumberagung, Ambarawa, Pringsewu, Lampung.
Dari video yang diunggah akun Tiktok @xlnhamd, terlihat seorang emak-emak yang kenakan hijab pink tampak tengah di intrograsi oleh seorang pria.
Menurut caption yang tertulis diunggahan video tersebut, bahwa si pengutil tersebut langsung bertemu dengan kepala toko.
Di keterangan juga disebutkan bahwa kasus ini kemudian diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak sampai dibawa ke jalur hukum.
"ini ketemu sama kepala tokonya ya ges, ibu2nya ga dibawa ke polsek, cuma dibikinin surat penyataan mencuri atau apa gitu. jd kalo nguntil lagi bisa langsung masuk polsek. jadi kejadian ini diselesaikan secara keluarga," tulis caption pada unggahan tersebut.
Dalam video tampak si pria kepala toko itu bertanya kepada si pencuri sudah berapa kali ia mencuri.
"Kerugian kita karena ibu mencuri itu gimana? Sudah berapa kali ibu melakukan ini?" tanya si pria dalam video itu. Pertanyaan itu hanya dijawab maaf oleh si ibu.
Pada video yang beredar tersebut, tampak sejumlah barang-barang yang diambil si pengutil, seperti cemilan, minyak goreng hingga susu.
Video ini pun mengingatkan lagi publik pada viral seorang emak-emak tertangkap tangan melakukan pencurian cokelat dan sampo beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Meme Menggemaskan Parkir Gratis Indomaret dan Alfamart, Ga Tahunya Bayar
Kasus ini menjadi viral setelah si ibu yang tak terima dituduh mencuri malah balik melawan kepada karyawan Alfamart yang memvideokannya.
Dalam video di akun Twitter @NamaKu_Mei, seorang karyawan Alfamart membacakan permintaan maaf atas viralnya video soal wanita yang ketahuan mengambil cokelat tanpa membayar.
"Saya karyawan Alfamart ingin mengklarifikasi video yang tersebar di media sosial. Sudah ada kesalahpahaman di antara kita berdua dan telah merugikan ibu Mariana dan saya meminta maaf kepada ibu Mariana atas video yang tersebar kemarin," ucap si karyawan.
Kasus viral yang melibatkan seorang emak-emak bermobil mewah karena mengambil cokelat di Alfamart berakhir damai. Perdamaian itu terjadi di Polres Tangerang Selatan, Senin (15/8/2022).
Mariana si emak-emak itu terekam menangis histeris saat menjalani mediasi hukum dengan tim kuasa hukum Amelia di Polres Tangerang Selatan.
Mediasi ini pun berakhir dengan Mariana yang meminta maaf dengan diwakili anaknya. Sementara korban, Amelia, tampak didampingi oleh kuasa hukumnya, Frank Alexander Hutapea.
Tag
Berita Terkait
-
Meme Menggemaskan Parkir Gratis Indomaret dan Alfamart, Ga Tahunya Bayar
-
Dulu Kelebihan Indomaret dan Alfamart adalah Parkir Gratis, Sekarang?
-
Tajir Mana, Bos Alfamart Atau Indomaret? Ini Profilnya
-
Viral Bonge Borong Barang Satu Alfamart Sampai Habis, Hadiah Sweet Seventeen dari Willie Salim
-
Adu Kekayaan Bos Indomaret dan Alfamart, Siapa Lebih Tajir?
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Laris Manis! Lelang 71 Motor Dinas Pemkab Karawang
-
Pemerintah Lelang Enam Proyek PSEL, Ini Lokasinya
-
Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Polisi Siapkan Lab Forensik Digital
-
Kasus Kanker Payudara Tembus 1,9 Juta, BPJS: Biaya Pengobatan Tembus 1,99 Triliun
-
Candaan Berujung Masalah? Kenali Batasan Humor Agar Tak Berakhir Jadi Pelecehan