SuaraBekaci.id - Kemarin, Selasa 30 Agustus 2022, tim khusus (Timsus) yang dibentuk Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Bareskrim Polri menggelar rekontruksi pembunuhan Brigadir J.
Rekontruksi pembunuhan Brigadir J berlangsung di dua tempat kejadian perkara (TKP), pertama di rumah pribadi tersangka Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, kawasan Sangguling, Jakarta Selatan.
Sedangkan TKP kedua di rumah dinas mantan Kadiv Propam yang berlokasi di Duren Tiga. Pada rekontruksi kemarin, kelima tersangka, Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer (Bharada E), Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi menjalankan 74 reka adegan dan berlangsung 7,5 jam.
Sementara itu reka ulang peristiwa Magelang sebagai awal mula dugaan kasus pembunuhan Brigadir J dilakukan di lokasi lain.
Sebelum rekontruksi dimulai publik sempat dihebohkan dengan pernyataan dari pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak yang dilarang untuk melihat jalannya reka adegan.
Kamaruddin Simanjuntak bahkan menyebut bahwa bahwa proses reka adegan tidak transparan. "Setelah kami tiba di salah satu ruangan tadi ketika mau diadakan rekonstruksi tiba-tiba kami diusir oleh Dirtipidum Bareskrim Polri," ucap Kamaruddin mengutip dari Antara.
Selain pernyataan dari Kamaruddin ini, pada proses rekontruksi kemarin ada sejumlah hal yang menjadi sorotan publik.
Diluar proses adegan reka ulang yang dijalankan para tersangka. Yang mejadi sorotan publik ialah bertemunya suami istri tersangka, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Di beberapan momen, kedua pasangan tersangka ini tunjukkan bahasa tubuh yang saling mendukung. Misalnya momen saat Ferdy Sambo memeluk Putri setelah menjalani 17 adegan di reka ulang di rumah pribadinya.
Baca Juga: VIDEO Bharada E Tutup Mata saat Rekonstruksi Penembakan Brigadir J Disorot: Gak Tega Lihatnya
Lalu keduanya terekam kamera fotografer Suara.com tunjukkan sikap saling melindungi. Ferdy Sambo berdiri di depan, sementara Putri tampak senderkan dagunya ke pundak sang suami.
Dalam foto juga terlihat, Putri selalu memegang erat tangan Ferdy Sambo. Tampilan yang ditunjukkan oleh Ferdy Sambo dan Putri ini mendapat kritik tajam dari pengacara Johnson Panjaitan.
Pengacara dari Brigadir J itu menyoroti sikap 'bermesraan' Sambo dan Putri bak cerita dalam film telenovela.
"Adegan berpelukan itu kayak telenovela keluarga sejahtera calon pemimpin atau Kapolri masa depan," kata Johnson saat menjadi bintang tamu di Catatan Demokrasi TVOne.
"Saya lebih senang yang berpelukan itu loh. Karena itu adegan ulang pelukan teletubbies juga kan. Jadi, 340 (Pasal pembunuhan berencana yang menjerat Sambo dan istrinya) itu maksudnya apa? happy suami-istri walaupun tersangka," tambahnya.
Terkait hal ini, Kuasa hukum keluarga Ferdy Sambo, Arman Hanis menjelaskan gandengan tangan kedua pasangan tersangka itu hanya spontanitas.
Berita Terkait
-
VIDEO Bharada E Tutup Mata saat Rekonstruksi Penembakan Brigadir J Disorot: Gak Tega Lihatnya
-
Pakar: Rekonstruksi Ferdy Sambo Tak Rasional, Jaksa Bisa Bimbang Tuntut Pasal Pembunuhan Berencana
-
Banyak Pihak yang Diundang saat Rekonstruksi, Lemkapi: Ini Bentuk Transparansi Polri
-
Apa Itu Candi Disebut Tempat Judi Besar Dekat Akpol, Kawasan Elit 'Menteng' nya Semarang, Dibuat Arsitek Belanda Thomas Karsten
-
Dirtipidum Bareskrim Polri Ungkap Alasan Pengacara Brigadir J Tak Boleh Ikut Rekonstruksi
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Perkuat Solusi Investasi Nasabah
-
Kronologi Ibu di Pondok Pinang Ditarik hingga Pakaian Dalam Putus
-
Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Ternyata Jadi Sarang Judi Online, 11 Orang Diseret
-
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Ada Apa?
-
Aktif Jemput Bola Transaksi Warga, Kiprah BRILink Agen Ria Irawan Topang Roda Ekonomi