SuaraBekaci.id - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memberikan bonus uang senilai Rp 75 juta untuk keberhasilan timnas U-18 putri Indonesia memenangi dua laga perdana mereka di Grup A Piala AFF U-18 Putri 2022 yang berlangsung di Palembang.
Pria yang disapa Iwan Bule itu memberikan bonus uang senilai Rp75 juta untuk keberhasilan timnas U-18 putri menundukkan Singapura dengan skor 1-0, Jumat (22/7/2022).
Kemudian, Ketua Umum ASBWI Nadalsyah menghadiahkan uang dengan jumlah serupa lantaran skuad belia "Garuda Pertiwi" mampu menghajar Kamboja dengan skor 1-0, Minggu (24/7/2022).
Andai mampu menundukkan dua lawan kuat yang tersisa di Grup A yakni Vietnam dan Thailand, bonus akan kembali mengalir untuk Sheva Imut dan kawan-kawan.
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi dikabarkan akan menyodorkan bonus jika timnas U-18 putri mengandaskan Vietnam. Lalu, jika sukses membungkam Thailand, bonus datang dari manajer timnas U-18 putri Akhmad Gunadi Nadalsyah.
Menurut Akhmad Gunadi, bonus demi bonus dialirkan demi memberikan motivasi kepada para pemain. Ujungnya, dia berharap sepak bola putri Indonesia terus berkembang.
"Sebagai tuan rumah, tentu kita sangat bangga jika tim bisa bermain bagus dan meraih kemenangan di setiap laga. Apalagi ketika bisa meraih tiga poin berharga. Kami sudah meraih dua kemenangan dan, sebagai manajer, saya akan memberikan apresiasi berupa bonus kepada tim. Ini penting untuk menambah semangat anak-anak yang kini berjuang untuk Indonesia," tutur pria yang merupakan anak dari Nadalsyah itu dikutip dari Antara, Senin (25/7/2022).
Timnas U-18 putri Indonesia kini memimpin klasemen sementara Grup A Piala AFF U-18 Putri 2022 lantaran berhasil meraup enam poin dari dua laga.
Saat melawan Singapura, gol kemenangan Indonesia diciptakan oleh Claudia Scheunemann. Sementara kala menghadapi Kamboja, gol tunggal Sheva Imut dari tendangan bebas pada menit akhir laga menyelamatkan tiga poin untuk Indonesia.
Berikutnya, Indonesia akan menjajal kekuatan dua pesaing terberat di Grup A. Skuad "Garuda Pertiwi" akan bertarung kontra Vietnam pada Selasa (26/7) dan Thailand pada Kamis (28/7). Dua laga itu digelar di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang.
Piala AFF U-18 2022 diikuti oleh sembilan negara. Kalau di Grup A ada Indonesia, Singapura, Kamboja, Vietnam serta Thailand, di Grup B ada Australia, Myanmar, Malaysia dan Filipina.
Nantinya, tim yang berhak melaju ke semifinal adalah peringkat dua terbaik dari setiap grup. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
PSSI Istirahatkan Wasit 'Bermasalah', Yoshimi Ogawa: Itu Bukan Hukuman
-
Keputusan Kontroversial Masih Hantui Liga Indonesia, Ketua Komite Wasit PSSI Asal Jepang Minta Maaf
-
Selamat Tinggal Erspo? Timnas Indonesia Segera Punya Jersey Baru
-
Piala AFF 2026: Jamu Timnas Indonesia di Stadion Jalan Besar, Kapten Singapura Kirim Ancaman
-
Laga Timnas Indonesia Vs Singapura di Piala AFF 2026 Bakal Istimewa, Kenapa?
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Operasi SAR Pesawat ATR42-500: Korban Dievakuasi Lewat Jalur Ekstrem
-
Terus Dukung Desa Berdaya dan Mandiri, BRI Raih Apresiasi dalam Peringatan Hari Desa Nasional 2026
-
5 Fakta Cap Tangan di Pulau Muna: Seni Cadas Tertua yang Mengubah Sejarah Dunia
-
Karung Pasir dan Bronjong Jadi Tameng Sementara Warga Bekasi
-
Ini Penyebab Penyakit Campak di DKI Jakarta Belum Hilang