SuaraBekaci.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi memilih untuk tidak banyak berkomentar terkait traffic light di CBD Cibubur yang beberapa waktu lalu dianggap salah satu faktor terjadinya kecelakaan maut di Jalan Transyogi Cibubur, Kota Bekasi.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi Dadang Ginanjar mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari KNKT.
"Saya tidak mau komentar tentang itu dulu, tapi hasil rekomendasi rapat dari adanya traffic light di sana dinonaktifkan terlebih dahulu," ucapnya, Jumat (22/7/2022).
"Bukan hasil pak kapolres sendiri, tapi ini kesepakatan bersama ya seluruh jajaran selain Dishub, dari PU hadir, dari KNKT juga hadir," tambahnya.
Sementara itu, pihak Polres Metro Bekasi Kota masih terus melakukan pengusutan terkait tragedi maut yang terjadi di CBD Cibubur awal pekan lalu.
Dari hasil diskusi sementara dengan pihak terkait, seperti dari Jasa Raharja dan Dishub Kota Bekasi, terdapat beberapa kesimpulan sementara yang dihasilkan.
Pertama, median jalan yang terbuka di lokasi kecelakaan akan tutup permanen. Kedua, traffic light di nonaktifkan dan akan diganti dengan lampu kelap-kelip warna kuning
Selain itu, arus yang keluar dari CBD harus dikanalisasi agar diarahkan untuk belok kiri sehingga tidak langsung masuk ke jalan layang untuk mengurangi risiko dari pemotongan arus.
Dari diskusi itu, juga disimpulkan perlu adanya rambu-rambu petunjuk tikungan,turunan dari atas, pas di tanjakan. Perlu dipasang rambu larangan berhenti sepanjang jalan turunan dan di tambah narasi peringatan.
Baca Juga: Polisi Ralat Tersangka Kecelakaan Maut di Cibubur: Tersangka Satu, Si Sopir
Lampu penerangan juga akan dipasang di atas atau sementara di pinggir jalan karena masih ada proses pembangunan. Tak hanya itu, zebra Cross yang ada di lokasi kecelakaan akan dihapus atau ditiadakan dan jika perlu dipasang rambu dilarang untuk menyeberang.
Terakhir, rumble strip atau garis kejut yang sudah terpasang di turunan itu agar dipindahkan ke jalan sebelum turunan.
Menurut Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes pol Hengki, 8 hal yang disimpulkan dalam proses diskusi tersebut dalam rentang 1 minggu akan segera direalisasikan.
"Ini dalam satu minggu hasil 8 poin ini sudah harus tuntas dikerjakan terutama oleh Dishub, rambu-rambunya dan sebagai penutupan itu tadi. Satu minggu ini udah mulai dikerjakan mulai malam ini, besok udah dikerjakan tapi butuh waktu kurang lebih satu minggu untuk pengerjaan," ucap Hengki.
Kontributor : Danan Arya
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia