SuaraBekaci.id - Fadlun (30) anggota Satpol PP Kabupaten Bekasi jadi sorotan setelah aksinya menggagalkan upaya pembegalan oleh lima orang pelaku di mana tiga di antaranya masih berusia di bawah umur.
"Saya habis pulang tugas dari pos Pol PP Pemerintah Kabupaten Bekasi, berdua sama satu orang teman saya, sama-sama mengendarai sepeda motor," kata Fadlun.
Saat berada di depan Gedung SMA Negeri 2 Cikarang Pusat, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, ia melihat lima orang mengendarai dua sepeda motor datang dari arah berlawanan. Beberapa pelaku bahkan mengayunkan senjata tajam berupa celurit ke arah aspal sehingga menimbulkan percikan api.
"Saya sudah lihat dari jauh, itu bocah-bocah pada ngayunin celurit. Pas jarak lima meter, saya menjauh, jadi pas mereka ayunkan celurit ke arah saya, saya langsung menghindar," ucapnya.
Ia memutuskan memutar balik arah kendaraannya dan mengejar para pelaku. Ia pun memacu sepeda motor dengan kecepatan tinggi sampai berhasil memepet pelaku serta menendang satu motor pembegal yang ditumpangi tiga pelaku hingga jatuh.
"Saya putar balik, langsung saya kejar, pas sudah di sampingnya, saya tendang motornya, ada tiga orang itu yang naik satu motor. Mereka terus jatuh, yang satu motor isi dua orang, kabur," katanya.
Fadlun kemudian turun dari kendaraan dan langsung mengambil senjata tajam yang terlepas dari tangan para pelaku. Ia kemudian meminta para pelaku jongkok dan tidak melawan.
Ia bersama seorang temannya lalu membawa para pelaku ke pos Satpol PP di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bekasi dengan bantuan warga sekitar. Setelah itu mereka membawa tiga pelaku ke Markas Polsek Cikarang Pusat.
"Saya bawa tiga orang ke pos, lalu laporan ke Polsek. Habis itu Polsek langsung cari teman-teman pelaku, ternyata yang dua orang lagi ketemu, jadi total ada lima pelaku," kata dia.
Baca Juga: Jago Bela Diri Tarung Derajat, Anggota Satpol PP di Bekasi Bikin Begal Bersenjata Tajam Terkapar
Ia mengaku berani melawan aksi pembegalan dikarenakan telah membekali diri dengan seni bela diri Tarung Derajat yang telah dia tekuni selama bertahun-tahun.
"Memang saya belajar Tarung Derajat, jadi sudah refleks, kalau mau dibacok, ngeles, langsung saya lawan. Pas saya dekati, mereka ciut, sempat buang senjata tajam ke sawah," kata dia.
Sementara itu, Wakil Kepala Polres Metro Bekasi, AKBP Erick Frendriz, mengatakan, petugas menahan lima pelaku, yaitu AR (18), HB (31), F (17), NF (15) dan DA (13) dari kejadian itu.
Polisi juga menyita lima senjata tajam berjenis pedang serta enam celurit dari tangan para pelaku yang sempat dibuang ke area persawahan. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam