SuaraBekaci.id - Viral sebuah video yang menunjukkan pengurus pesantren menghancurkan sejumlah alat kosmetik seperti lipstik yang diduga miliki santriwati.
Dalam video yang diunggah akun @undercover.id, memperlihatkan dua orang pengurus pesantren tampak menghancurkan lipstik dengan menggunakan palu.
Sementara di sekelilingnya sejumlah santriwati hanya bisa melihat alat kosmetik mereka dihancurkan.
"Video memperlihatkan tumpukan produk pewarna bibir, mulai dari lipstik sampai lipcream, digeprek oleh pengurus pondok pesantren," tulis naras di unggahan video tersebut. Belum diketahui lokasi pesantren ini.
Aksi pengurus pesantren hancurkan lipstik ini pun menuai pro kontra dari warganet. Ada yang setuju dengan pengurus pesantren tersebut, namun ada juga yang berkomentar agar lebih baik alat kosmetik itu disumbangkan.
"sumbangin aja ga bisa?drpada mubafzir," tulis akun @sha***
"perasaan kalo gasalah di agama juga di perbolehkan mempercantik diri selagi tidak berlebihan," timpal akun @rah***
"Intinya kita ikuti praturan psantren aja,,jika tidq mau nurut berrti jangan di pesantrenin di tempt trsbut..karena setiap sekolah atw pesantren punya peraturan," unggah akun @idu***
"Apakah products lips conditioner yg buat atasi bibir kering jg masuk dalam penghancuran itu? Kasian klo sampe masuk....kadang bibir kering bs pecah pecah dan berdarah," tambah akun @the***
Baca Juga: Video Viral Pengurus Pesantren Hancurkan Lipstik Santriwati Pakai Palu, Dikritik Publik
"Semua lembaga pendidikan dimana aja pasti punya peraturan ya, ga cuma di pesantren, di sekolah umum pun juga ada peraturan soal make up. Lagian santri tu ga dilarang berhias kok, masih boleh pake skincare, pake celak, pada bersih & wangi juga," tulis akun @zhr***
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol
-
Era Gratis Biskita Trans Wibawa Mukti Bekasi Berakhir, Berapa Biayanya?
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar