SuaraBekaci.id - Salah satu yang diingat oleh banyak generasi 90-an, utamanya yang laki-laki ialah momen di sore hari bermain sepak bola di tanah lapang.
Mayoritas anak 90-an saat sore hari menghabiskan waktu di tanah lapang dan asyik bermain sepak bola bersama rekan sebaya.
Tanah lapang yang berdebu tak jadi soal untuk mereka terus bermain sepak bola. Baju kotor pun tak jadi masalah, meski saat pulang ke rumah kena omel orang tua.
Momen ini yang mungkin sangat dikenang oleh generasi 90-an. Salah satu video di akun Instagram @undercover.id seolah membawa generasi 90-an untuk kembali ke momen indah itu.
Pada video itu terlihat sejumlah bocah asyik bermain sepak bola di tanah lapang. Dengan bertelanjang dada, mereka asyik berlarian sambil mengejar bola.
Gawang yang digunakan oleh anak-anak itu pun tampak sederhana. Hanya sebatang kayu yang diikat dengan seutas tali.
Sama seperti dulu, gawang yang biasa digunakan pun dengan benda-benda sederhana, seperti dengan sandal jepit, botol bekas atau batu.
Yang menjadi peluit panjang saat itu ialah Adzan Magrib. Ya, saat Adzan Magrib berkumandang, tanpa perlu dikomado, biasanya permainan sepak bola itu langsung bubar.
"Adzan magrib : peluit tanda selesai," tulis narasi di unggahan video tersebut.
Baca Juga: Video Viral Anak Pemulung Masih Berbagi Makanan dengan Kucing, Publik: Gak Tega Lihatnya....
Video ini pun membuat banyak netizen yang memberikan komentarnya.
"Wah jadi kangen banget main bola kaya gini," tulis akun @dan***
"Karna kick offnya jam set 5 setelah pulang ngaji," timpal akun lainnya.
"Masa yang gak terlupakan..masa Masa indah," tambah akun @put***
"masa-masa sebelum mengenal kerasnya hidup," unggah akun @ste***
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas
-
BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan
-
Gubernur Dedi Mulyadi Bakal Sulap 5 Desa di Bekasi Berwajah Sunda
-
Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki